Mitsubishi Siapkan Pajero Baru, Pajero Sport Masih Dipertahankan

oleh -
oleh
Lima trik mengemudi pintar (eco-driving) dapat diterapkan pemilik Mitsubishi Pajero Sport agar konsumsi solar tetap hemat di tengah lonjakan harga BBM diesel. (ist/brs)

BEKASIPEDIA.com – Nama Pajero kembali menjadi sorotan setelah Mitsubishi Motors memastikan kehadiran generasi baru SUV legendaris tersebut. Namun, kembalinya Pajero ke panggung otomotif dunia ternyata tidak serta-merta mengakhiri perjalanan Pajero Sport.

Mitsubishi justru memilih strategi berbeda. Pajero Generasi Baru disiapkan sebagai model flagship dengan posisi yang lebih tinggi, sementara Pajero Sport tetap dipertahankan sebagai SUV ladder-frame yang menawarkan ketangguhan dengan harga yang lebih terjangkau.

Keputusan tersebut memperlihatkan bagaimana Mitsubishi ingin membagi peran dua SUV yang sama-sama membawa nama besar Pajero. Keduanya tidak diposisikan sebagai rival internal, melainkan menyasar kebutuhan konsumen yang berbeda.

Chief Product Specialist Mitsubishi, Kunitoshi Itagaki, menjelaskan bahwa Pajero Generasi Baru merupakan model yang benar-benar berbeda dari Pajero Sport.

“Pajero ini adalah model yang benar-benar berbeda sebagai flagship kami, dan merupakan model yang berbeda pula dari Pajero Sport. Itu sebabnya, tergantung pada pasarnya, tetapi pada dasarnya rencana kami adalah mempertahankan Pajero Sport sebagaimana adanya,” ujar Itagaki, dikutip dari Drive, Minggu (6/9/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kehadiran Pajero Generasi Baru bukan tanda berakhirnya Pajero Sport.

Berbagi Nama, Berbeda Kasta

Di balik strategi tersebut terdapat perbedaan karakter yang cukup jelas. Pajero Sport tetap mengandalkan konstruksi ladder-frame yang selama ini menjadi salah satu daya tariknya.

Mitsubishi bahkan telah memberikan penyegaran melalui facelift kedua dengan menghadirkan mesin diesel baru berkapasitas 2,4 liter berkode 4N16. Mesin tersebut diadopsi dari lini terbaru pikap Triton dan dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.

Meski menggunakan mesin generasi baru, Pajero Sport tetap mempertahankan konfigurasi diesel single-turbo dengan tenaga 135 kW dan torsi 430 Nm.

Angka tersebut berada di bawah spesifikasi Pajero Generasi Baru yang mengusung mesin variable-geometry turbo dengan tenaga mencapai 150 kW dan torsi 480 Nm.

Perbedaan tersebut bukan sekadar persoalan angka di atas kertas. Mitsubishi tampaknya memang sengaja menciptakan jarak antara kedua model agar masing-masing memiliki ceruk pasar yang jelas.

Pajero Sport menjadi pilihan bagi konsumen yang membutuhkan SUV tangguh dan fungsional, sedangkan Pajero Generasi Baru diarahkan untuk mereka yang menginginkan pengalaman berkendara yang lebih premium.

Tidak Berlaku di Semua Negara

Meski strategi mempertahankan Pajero Sport akan diterapkan di sejumlah pasar internasional, Australia menjadi pengecualian.

Pajero Sport di Negeri Kanguru tersebut telah dihentikan penjualannya sejak pertengahan tahun lalu. Keputusan itu berkaitan dengan kemampuan kendaraan memenuhi regulasi keselamatan baru, khususnya standar teknologi pengereman darurat otonom atau Autonomous Emergency Braking (AEB).

Dengan demikian, kehadiran Pajero Generasi Baru tidak otomatis berarti kedua model akan tersedia secara bersamaan di setiap negara.

Strategi Mitsubishi akan sangat bergantung pada karakteristik dan regulasi masing-masing pasar.

Menjaga Jarak Harga

Keputusan untuk mempertahankan Pajero Sport sekaligus menghadirkan Pajero Generasi Baru juga memberikan gambaran mengenai strategi harga Mitsubishi.

Sebelumnya, Pajero Sport dipasarkan di Australia dengan rentang harga sekitar AUD 51.540 hingga AUD 65.590.

Sementara itu, Pajero Generasi Baru diproyeksikan hadir dengan harga mulai sekitar AUD 55.000 dan dapat mencapai AUD 70.000 untuk varian tertinggi.

Rentang harga yang berdekatan tersebut membuat Mitsubishi perlu memberikan pembeda yang kuat. Karena itu, peningkatan posisi Pajero sebagai flagship menjadi salah satu cara untuk menciptakan jarak antara kedua produk.

Pajero Generasi Baru membawa misi untuk kembali mengangkat nama besar Pajero ke kelas yang lebih tinggi. Di sisi lain, Pajero Sport tetap menjalankan perannya sebagai SUV yang lebih membumi dan menyasar konsumen yang mengutamakan ketangguhan serta nilai ekonomis.

Pajero Sport dan Jejak Panjangnya

Bagi Mitsubishi, mempertahankan Pajero Sport bukan tanpa alasan. Model ini telah menjadi salah satu tulang punggung penjualan di berbagai pasar berkembang, termasuk kawasan Asia Tenggara.

Sejak diperkenalkan pada akhir 2015, Pajero Sport tercatat telah terjual lebih dari 69.000 unit di Australia. Angka tersebut jauh melampaui pencapaian generasi sebelumnya yang dikenal dengan nama Mitsubishi Challenger.

Jejak panjang tersebut menunjukkan bahwa nama Pajero Sport masih memiliki daya tarik tersendiri di pasar SUV.
Kini, Mitsubishi mencoba membawa dua karakter berbeda dalam satu keluarga besar.

Pajero Generasi Baru hadir membawa ambisi sebagai SUV flagship yang lebih mewah, bertenaga, dan sarat teknologi.

Sementara Pajero Sport tetap berdiri dengan karakter tangguh yang telah membuatnya diterima di berbagai negara.
Pada akhirnya, kembalinya Pajero bukan berarti Pajero Sport harus pergi.

Justru sebaliknya, Mitsubishi memilih mempertahankan keduanya untuk memainkan peran berbeda. Satu mengejar konsumen di kelas atas, sementara yang lain tetap menjadi pilihan bagi mereka yang mencari SUV ladder-frame tangguh dengan harga yang lebih bersahabat.

Strategi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa bagi Mitsubishi, nama Pajero masih terlalu besar untuk hanya diwakili oleh satu model. (brs/pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.