28 Guru-Siswa Positif Corona, PTM di Kota Bekasi Distop Mulai Besok, Tri Adhianto: Besok Sudah Dimulai PJJ untuk 14 Hari Kedepan

oleh -
Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto didampingi Camat Bekasi Utara tinjau jalannya kegiatan belajar mengajar sekolah tatap muka di SMP Islam Bidayatul Hidayah Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara, Rabu (08/09/2021). (ist)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com –  Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bekasi akan disetop mulai besok. PTM akan diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kemarin berdasarkan rapat dengan Pak Gubernur kita meminta izin untuk melakukan kegiatan PJJ,” ujar Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto ketika ditemui di Kelenteng Hok Lay Kiong, Jalan Kenari 1, Selasa (1/2/2022).

PTM distop menyusul penemuan 20 siswa dan guru terpapar Corona. Tri mengatakan PJJ akan dimulai pada Rabu (2/2/2022) besok selama 14 hari.

“Mulai besok sudah PJJ lagi, ini juga untuk SD, SMP. Kita himbau juga untuk SMA PJJ selama 14 hari,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menjelaskan, siswa yang terpapar COVID-19 masih di bawah 5 persen.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan tracing kepada siswa lain yang sekelas dengan penyintas.

“Gurunya juga. Jadi GTK (guru tenaga kependidikan) ada 8, terus siswanya ada 20. Jadi total ada 28. Sudah kita tracing, bahkan sudah dilakukan misalnya sekolah itu kena, misalnya kelas A. Itu kita lakukan tracing, terus guru juga semua di-tracing. Jadi semua kita tracing, dan itu dilakukan oleh Dinkes, melalui puskesmas,” ujar Inay seperti dilansir dari detik.com pasa Selasa (1/2/2022) malam.

Atas kasus ini, dia menyerahkan sistem pembelajaran kepada pemerintah daerah.

“Kalau itu tergantung kepada pemerintah daerah lagi, kepala daerahnya gimana putusannya, kalau kita kan hanya melaksanakan,” ucapnya. (ist/dtc/pd)