BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi mulai mendapat perhatian serius dari DPRD. Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi menegaskan akan memperketat fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, mengatakan pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan Pilkades, terlebih pemilihan serentak tahun ini berlangsung di 154 desa.
Sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi di bidang pemerintahan desa, Komisi I DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan dan tidak diwarnai penyalahgunaan kewenangan maupun fasilitas negara.
“Komisi I memiliki fungsi pengawasan. Kami ingin memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan, sehingga masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” ujar Jiovanno Nahampun, Rabu (16/9/2026).
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi tersebut juga menyoroti pentingnya netralitas pemerintah daerah, dinas terkait, serta seluruh panitia Pilkades selama proses pemilihan berlangsung.
Menurutnya, penyelenggara harus memberikan ruang yang sama kepada seluruh calon kepala desa dan tidak melakukan tindakan yang dapat menguntungkan atau merugikan salah satu kandidat.
Selain persoalan netralitas, potensi konflik juga menjadi perhatian. Jiovanno meminta aparat keamanan bersama penyelenggara Pilkades melakukan langkah antisipasi sejak masa kampanye, pemungutan suara, hingga proses penetapan hasil.
“Jangan sampai ada intimidasi, praktik politik uang, atau pelanggaran lain yang mencederai demokrasi di tingkat desa. Semua pihak harus menjaga kondusivitas,” katanya.
Ia menilai keberhasilan Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan penyelenggara. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi proses demokrasi di tingkat desa.
Karena itu, Jiovanno mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkades kepada penyelenggara maupun instansi yang berwenang.
Ia berharap Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung secara demokratis dan menghasilkan kepala desa yang benar-benar mendapatkan mandat dari masyarakat.
“Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Mari kita jaga bersama agar berlangsung damai, transparan, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi desa masing-masing,” tutup Jiovanno. (ist/jek)
“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Kabupaten Bekasi, Jika Berminat Silahkan WA ke 0815-1086-8686”
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.






