Aduan Pelayanan Viral di Medsos, Tri Adhianto Sidak Disdukcapil Kota Bekasi

oleh -
oleh

BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Keluhan masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan yang disampaikan melalui media sosial mendapat perhatian Pemerintah Kota Bekasi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi untuk melihat kondisi pelayanan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan layanan secara optimal.

Aduan yang beredar di media sosial sebelumnya turut memunculkan beragam respons dari masyarakat. Di satu sisi, terdapat warga yang menyampaikan pengalaman kurang baik. Namun, di sisi lain, sejumlah masyarakat juga memberikan apresiasi dan menyebut pelayanan publik di Kota Bekasi telah berjalan sesuai aturan dengan proses yang relatif cepat.

Beragam tanggapan tersebut menjadi perhatian Tri. Ia memilih untuk tidak hanya melihat persoalan dari informasi yang beredar, tetapi mengecek langsung kondisi pelayanan di lapangan.

Setibanya di Kantor Disdukcapil, Tri memantau aktivitas aparatur sekaligus menemui warga yang tengah mengantre.

Ia berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan maupun kendala yang mereka hadapi saat mengurus administrasi.

Salah satunya Suhana, warga Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara.

Kepada Tri, Suhana menjelaskan dirinya datang ke Disdukcapil untuk melakukan verifikasi terkait data desil yang diperoleh dari hasil sensus penduduk.

Suhana menyebut dirinya tercatat masuk dalam desil 2, namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pemerintah.

Karena itu, ia datang untuk memastikan sekaligus melakukan verifikasi terhadap data tersebut.

Mendengar langsung persoalan yang dihadapi warganya, Tri kemudian segera mengambil langkah. Ia menghubungi Camat Bekasi Utara melalui sambungan telepon dan meminta agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti bersama pihak kelurahan.

“Ini langsung ditindaklanjuti. Tolong nanti kecamatan dan kelurahan cek dan pastikan datanya, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian,” ujar Tri.

Menurut Tri, kunjungan tersebut bukan sekadar inspeksi untuk mencari kesalahan aparatur. Lebih dari itu, ia ingin memastikan pelayanan yang diberikan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat dan berjalan sesuai dengan ketentuan.

Ia menilai evaluasi terhadap pelayanan publik harus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, perlu dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan.

“Pelayanan berjalan baik. Kita pastikan pagi-pagi tidak ada yang nongkrong di kantin. Kita ingin memastikan semua aparatur berada di tempat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pemantauan pelayanan tersebut tidak hanya dilakukan terhadap Disdukcapil. Tri juga memastikan pelayanan pada sejumlah perangkat daerah lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

Bagi Tri, kedisiplinan aparatur menjadi salah satu kunci dalam memberikan pelayanan publik. Setiap pegawai yang bertugas dituntut bekerja secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan tanpa membebani masyarakat dengan biaya yang tidak semestinya.

“Jangan sampai ada pungutan liar. Kita ini sudah digaji oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi berikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Tri juga mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan pengalaman maupun masukan melalui media sosial.

Menurutnya, partisipasi publik tersebut menjadi bagian penting dalam mengawasi kualitas pelayanan pemerintah.

Baginya, kritik dan apresiasi dari masyarakat sama-sama memiliki nilai penting. Keluhan dapat menjadi alarm bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan, sementara apresiasi menjadi gambaran bahwa pelayanan yang diberikan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap pengaduan harus ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat sudah menyampaikan keluhan, tetapi tidak ada respons. Kita harus hadir memberikan solusi dan memastikan masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan,” pungkas Tri. (pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.