Kadispora Ahmad Zarkasih Kekeh Rebut Jabatan Ketua IPSI Kota Bekasi Untuk Kepentingan Pilkada 2024?

oleh -3364 Dilihat
oleh
Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) IPSI Kota Bekasi di Kantor KONI Kota Bekasi pada Minggu (3/3/2024). (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Kisruh IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kota Bekasi kini mulai melebar. Bahkan, tudingan pun mengarah ke sosok Ketua KONI Kota Bekasi yang diduga sebagai ‘sutradara’ melalui operatornya Kadispora Zarkasih yang kekeh untuk menyelenggarakan Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) IPSI Kota Bekasi di Kantor KONI Kota Bekasi pada Minggu (3/3/2024).

Tri Adhianto sendiri dikabarkan akan berangkat umroh pada Minggu (3/3/2024) saat Muskotlub IPSI Kota Bekasi kubu Zarkasih digelar di waktu bersamaan.

“Jadi kalau IPSI nya kubu Rahmat Malik laporan ke Koni Kota Bekasi (Tri) sama aja bohong. Lah orang dia juga yang ‘mainin’,”ucap salah satu sumber di Koni Kota Bekasi. Sabtu (2/3/2024) seperti dilansir dari inijabar.com.

Muskotlub IPSI Kota Bekasi kubu Zarkasih tetap ngotot digelar pada Minggu (3/3/2024) di gedung Auditorium Koni Kota Bekasi.

Dugaan ketidaknetralan Ketua Koni Kota Bekasi yang dilontarkan sejumah pengurus IPSI Kota Bekasi kubu Rahmat bukan tanpa alasan. Bahkan sebagian praktisi pencak silat menuding IPSI Kota Bekasi mau direbut guna kepentingan Tri Adhianto di Pilkada Kota Bekasi 2024.

“Kami pun belum menurunkan massa untuk besok, yang besok hadir sama dengan hari Jumat kemarin didampingi penasehat hukum. Bila tetap memaksakan kehendak, masing-masing perguruan akan menurunkan massa,” ujar pengurus IPSI Kota Bekasi hasil Muskot 2022.

Menanggapi hal ini, praktisi hukum senior H.Bambang Sunaryo. SH menyesalkan kisruh di IPSI Kota Bekasi.

Menurutnya, Tri Adhianto selaku Ketua Koni Kota Bekasi jangan terlalu kental kepentingan politik nya dalam mengurus olahraga di Kota Bekasi melalui tangan Kadispora.

“Ini kan terlihat semenjak Ketua Koni Kota Bekasi dijabat Tri Adhianto. Selalu langkah politis nya yang dikedepankan. Dan ini selalu dilakukan melalui tangan Kadispora dan salah satu oknum pengurus Koni Kota Bekasi,”bebernya. Minggu (3/3/2024).

“Sebaiknya Kadispora juga harus loyal terhadap jabatannya sebagai pembina semua cabang olahraga. Bukan malah ikut masuk bertarung dan menjadi pihak yg berkonflik. Ini kan ga bener loyalitas (kadispora) kebablasan terhadap mantan walikota,”ucap pria yang juga menjadi pengurus cabang olahraga Binaraga di Kota Bekasi ini.(ist/ijc/bp)