Kenali Sejak Dini, Tujuh Tanda Ginjal Mengalami Gangguan

oleh -
oleh
Tips Kesehatan Ginjal. (ilustrasi/ist)

BEKASIPEDIA.com – Gangguan ginjal dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Kondisi tersebut membuat sebagian orang awam baru mengetahui adanya masalah ketika fungsi ginjal sudah mengalami penurunan cukup parah.

Padahal, sejumlah perubahan pada tubuh dapat menjadi tanda adanya gangguan fungsi ginjal yang perlu diperhatikan. Keluhan mudah ditemui sehari-hari seperti mudah lelah, gangguan tidur, perubahan urine, hingga pembengkakan dapat berkaitan dengan masalah pada ginjal.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (20/8/2026), berikut tujuh ciri ginjal bermasalah yang tidak boleh dianggap remeh atau dengan kata lain perlu diwaspadai.

1. Sulit Tidur dan Sulit Fokus.

Gangguan tidur dapat dialami oleh orang yang mengalami masalah pada ginjal. Keluhan yang muncul antara lain sulit tidur, sering terbangun pada malam hari, atau kesulitan kembali tidur setelah terbangun. Pada kondisi tertentu, gangguan fungsi ginjal juga dapat disertai kesulitan berkonsentrasi.

2. Tubuh Mudah Lelah dan Lemas.

Gangguan fungsi ginjal dapat membuat tubuh lebih mudah merasa lelah dan lemas, bahkan ketika tidak melakukan aktivitas berat.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan menurunnya kemampuan ginjal dalam membuang zat sisa dari tubuh. Meski demikian, mudah lelah dan lemas merupakan keluhan yang tidak spesifik karena dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan lainnya.

3. Perubahan Pola Buang Air Kecil.

Perubahan frekuensi atau jumlah urine dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari.

Perubahan pola buang air kecil, baik dari segi frekuensi maupun jumlah urine, sebaiknya tidak diabaikan apabila terjadi secara berulang.

4. Urine Tampak Berbusa.

Urine yang terlihat berbusa atau berbuih secara berulang juga perlu diperhatikan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan adanya protein dalam urine yang dalam beberapa kasus dapat menjadi tanda gangguan pada ginjal.

Namun, perubahan tampilan urine tidak selalu menunjukkan penyakit ginjal sehingga diperlukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebabnya.

5. Kaki atau Wajah Membengkak.

Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, tangan, atau wajah dapat terjadi ketika ginjal tidak mampu mengeluarkan kelebihan cairan dan natrium dari tubuh secara optimal. Akibatnya, cairan dapat menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan pembengkakan.

6. Kulit Kering dan Gatal.

Kulit yang menjadi kering dan terasa gatal dapat muncul ketika fungsi ginjal mengalami penurunan. Kondisi ini dapat berkaitan dengan penumpukan zat sisa dalam darah serta gangguan keseimbangan mineral dalam tubuh. Perubahan tersebut dapat memengaruhi kondisi kulit dan memicu rasa gatal serta kulit kering.

7. Nafsu Makan Menurun.

Gangguan fungsi ginjal juga dapat disertai penurunan nafsu makan, mual, atau rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Kondisi tersebut dapat terjadi akibat penumpukan zat sisa metabolisme dalam tubuh ketika ginjal tidak berfungsi secara optimal. Karena itu, penurunan nafsu makan yang disertai keluhan lain perlu diperhatikan.

Kapan Perlu Periksa ke Dokter?

Munculnya satu atau beberapa gejala tersebut tidak serta-merta berarti seseorang mengalami penyakit ginjal.

Sejumlah keluhan memiliki berbagai kemungkinan penyebab sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.

Namun, gejala yang muncul berulang atau disertai keluhan lain sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan juga penting dilakukan, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, tekanan darah tinggi, atau diabetes.

Deteksi dan pemeriksaan sejak dini dapat membantu mengetahui kondisi fungsi ginjal serta menentukan penanganan yang sesuai.

Mohon diperhatikan, informasi terkait gejala tidak dapat menggantikan diagnosis dari tenaga medis. Jika mengalami keluhan yang menetap atau mengkhawatirkan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapat diagnosis dan penanganan profesional medis yang tepat. (brs/bp)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.