BEKASIPEDIA.com | BOGOR – Arus wisata menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, meningkat pada Minggu (16/8/2026) pagi dibandingkan dengan periode yang sama pada Sabtu (15/8/2026). Kondisi tersebut membuat Satlantas Polres Bogor kembali memberlakukan sistem satu arah atau one way menuju Puncak mulai pukul 08.20 WIB.
Kasatlantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan peningkatan volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak terpantau sejak pagi. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 10.830 kendaraan roda empat melintas dari arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi menuju Puncak.
Jumlah tersebut meningkat 2.357 kendaraan atau 21,76% dibandingkan periode yang sama pada Sabtu (15/8/2026) sebelumnya.
“Melaporkan sampai dengan pukul 08.00 WIB, sebanyak 10.830 unit kendaraan melintas dari arah Jakarta melewati GT Ciawi ke arah Puncak, meningkat sebesar 2.357 unit atau 21,76% dibandingkan hari kemarin,” ungkap Afif.
Di tengah meningkatnya arus wisata Puncak, volume kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta justru mengalami penurunan dibandingkan Sabtu (15/8/2026).
Afif mencatat hingga pukul 08.00 WIB terdapat 7.595 kendaraan yang bergerak dari Puncak menuju Jakarta. Jumlah tersebut turun 531 kendaraan atau 6,99% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, total kendaraan yang melintas di kawasan Puncak hingga pukul 08.00 WIB mencapai 18.425 unit.
Peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta menjadi pertimbangan kepolisian untuk menerapkan sistem satu arah Puncak menuju kawasan wisata. Kebijakan ini diberlakukan untuk mengatur pergerakan kendaraan dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalur Puncak.
Wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak pada Minggu pagi diimbau memperhatikan pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas. Pengendara juga perlu mengikuti arahan polisi di sepanjang jalur untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Sementara itu, kondisi arus dari Puncak menuju Jakarta yang masih lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya menjadi salah satu faktor dalam pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut.
Penerapan one way Puncak merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas untuk menyesuaikan kondisi volume kendaraan di jalur wisata tersebut. Kepolisian terus memantau perkembangan arus kendaraan untuk menentukan pengaturan berikutnya. (brs/ist)





