BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Menpora Erick Thohir menaruh harapan besar pada masa depan muaythai Indonesia. Setelah berhasil membawa pulang medali perak pada SEA Games 2025, kini target yang dibidik lebih tinggi, yakni meraih medali emas pada SEA Games 2027.
Harapan itu disampaikan Erick saat membuka Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di GOR Abdul Rosyad, Kota Bekasi, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, kejuaraan nasional tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik menuju panggung internasional.
“Prestasi muaythai kita sudah mulai terlihat. SEA Games sebelumnya kita meraih medali perak, dan tentu ke depan kita ingin hasil yang lebih baik, yaitu emas,” ujar Erick.
Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kementerian Pemuda dan Olahraga kini menerapkan sistem pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang lebih terstruktur dan berjenjang, mulai dari atlet usia muda hingga level elite yang dipersiapkan untuk SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade.
Menurut Erick, pola pembinaan tidak lagi bersifat sementara atau hanya menjelang kejuaraan tertentu. Sebaliknya, pelatnas dirancang sebagai program jangka panjang agar pembinaan atlet berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Menpora juga mengapresiasi perkembangan olahraga muaythai di Indonesia yang dinilai semakin diminati masyarakat. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, olahraga asal Thailand tersebut terus berkembang, salah satunya melalui inovasi muaythai aerobik yang menggabungkan unsur olahraga bela diri dengan kebugaran.
Inovasi tersebut dinilai berhasil memperluas jangkauan muaythai hingga menjadi aktivitas olahraga yang lebih akrab di tengah masyarakat. Bahkan, konsep muaythai aerobik telah didaftarkan hak ciptanya di Indonesia sebagai bentuk pengembangan olahraga yang kreatif.
Erick berharap Indonesia Muaythai Championship 2026 mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dipersiapkan secara maksimal melalui pelatnas untuk mengejar prestasi tertinggi di SEA Games 2027.
Tak lupa, ia memberikan apresiasi kepada para orang tua yang setia mendampingi putra-putrinya mengikuti kejuaraan tersebut.
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk atlet muda yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
Bagi Erick, olahraga bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda Indonesia agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (pede)





