BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Di sebuah sudut SMA Karya Guna Bakti Kota Bekasi, Sabtu (20/9/2026), dentang dan alunan instrumen musik yang tak biasa mengudara. Hari itu, riak budaya pop yang akrab menyapa telinga para remaja sejenak bersanding dengan alunan Gambang Kromong dan Tanjidor. Ratusan pasang mata pelajar tampak antusias menyaksikan kolaborasi yang mempertemukan denting zaman dulu dengan energi masa kini.
Pemandangan hangat ini lahir dari inisiatif Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) melalui tajuk DK3B Go To School . Mengangkat tema “Musik Masuk Sekolah, Budaya Tumbuh di Jiwa Muda,” program ini tidak sekadar memboyong panggung musik ke halaman sekolah, melainkan membuka ruang edukasi dan pemaknaan mendalam bagi generasi muda Bekasi.
Melalui rangkaian workshop musik tradisi, klinik vokal, hingga konser mini kolaborasi, para siswa diajak untuk tidak sekadar menjadi penonton pasif.
Mereka memegang instrumen, memahami proses berkesenian, dan mengenali karakter musik daerah yang menjadi identitas tanah kelahiran mereka.
Ketua Umum DK3B, K. Alamsyah Pradja, mengapresiasi langkah-langkah Komite Seni Musik DK3B yang menggerakkan kegiatan ini.
Menurutnya, menanamkan kecintaan pada seni tradisi bukan berarti memusuhi tren musik modern. Sebaliknya, kedua elemen tersebut justru bisa dirajut menjadi karya baru yang relevan di tangan anak muda.
“ DK3B Go To School bukan sekedar tampil, tapi menanamkan. Kita ingin anak-anak SMA Karya Guna Bakti ini tidak hanya jago main gitar dan keyboard, tapi juga kenal Gambang Kromong, kenal Tanjidor, kenal akar budayanya sendiri,” ujar Alamsyah dengan nada optimistis.
SMA Karya Guna Bakti dipilih sebagai salah satu titik awal karena tingginya antusiasme para siswa serta dukungan penuh dari pihak sekolah terhadap upaya pemajuan kebudayaan lokal. “Ini ikhtiar kita menjaga Bekasi tetap berkarakter di tengah arus modernisasi,” kata Alamsyah.
Strategi Kolaborasi dan Misi Sosial Remaja
Misi merawat tradisi ini semakin kuat dengan adanya kolaborasi lintas organisasi. Pada momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diselenggarakan di kompleks SMK Karya Guna 2, DK3B berkolaborasi dengan Forum Baris Indonesia (Forbasi) Kota Bekasi untuk menjangkau lebih banyak pelajar.
Ketua Komite Musik DK3B, Hambali, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang membangunkan. Ia menegaskan, ke depan, Komite Musik DK3B siap hadir dan menyatukan langkah-langkah dengan berbagai event organizer maupun organisasi masyarakat di Kota Bekasi.
“Alhamdulillah. Hari ini DK3B berkolaborasi dengan Forbasi Kota Bekasi di acara Haornas bertempat di SMK Karya Guna 2, dan yang berkesempatan hadir yaitu Komite Musik. Harapannya ke depan DK3B hadir dan berkolaborasi dengan event-event yang ada di Kota Bekasi, baik event organizer maupun event dari organisasi daerah,” tutur Hambali.
Lebih jauh lagi, Hambali menonjolkan dimensi sosial dari gerakan seni budaya ini. Rencana besar penguatan program “Seni Budaya Goes to School” yang menyasar jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK bukan hanya untuk melestarikan warisan leluhur, melainkan juga sebagai benteng pencegah maraknya marjinalisasi perilaku remaja.
“Rencananya DK3B akan ada program ‘Seni Budaya Goes to School’ yang memperkenalkan seni dan budaya kepada anak-anak SMA, SMK, SMP, maupun SD. Tujuannya agar semakin banyak kegiatan positif remaja demi mengurangi jumlah tawuran pelajar dan menutupi narkoba. Mudah-mudahan cepat terlaksana dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bekasi,” tambah Hambali.
Merawat Warisan hingga 12 Kecamatan
Langkah yang dimulai hari ini hanyalah awal dari gelombang panjang. Komite Musik DK3B menargetkan safari budaya ini akan merambah ke sekolah-sekolah di seluruh 12 kecamatan se-Kota Bekasi hingga akhir tahun 2026.
Di tengah derasnya arus budaya populer global, sekolah diharapkan mampu berdiri tegak sebagai benteng sekaligus panggung utama pemajuan budaya daerah.
Sebab, kecintaan pada akar tradisi tidak tumbuh dari paksaan, melainkan dari proses mengenal, merasakan, dan mempercayainya sejak dari bangku sekolah. (pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.





