BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi resmi menetapkan Qadar Ruslan Siregar sebagai Ketua Kadin Kota Bekasi periode 2026-2031.
Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Santika Mega City Bekasi, Kamis (7/5/2026).
Qadar terpilih setelah menjadi calon tunggal dalam proses pencalonan yang dibuka sejak 23 Februari hingga 21 April 2026.
Forum tertinggi organisasi tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe serta Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi.
Kehadiran para pemangku kepentingan itu menandai komitmen bersama dalam mendorong penguatan ekonomi daerah.
Ketua Organizing Committee (OC) Mukota ke-VI, Aji Ali Sabana, mengatakan agenda tersebut bukan hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga langkah strategis untuk merumuskan arah baru organisasi di tengah tekanan ekonomi yang semakin kompleks.
“Mukota ini bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi menjadi momentum penting untuk menyusun strategi menjaga daya tahan pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat,” ujar Aji.
Ia menyoroti kondisi ekonomi global dan nasional yang tengah mengalami tekanan akibat konflik geopolitik di berbagai wilayah dunia. Dampak tersebut berimbas pada rantai pasok, harga komoditas, hingga stabilitas usaha di tingkat daerah.
Menurutnya, banyak perusahaan terpaksa melakukan efisiensi besar-besaran bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis.
Karena itu, Kadin dinilai harus hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi kepentingan dunia usaha.
“Kadin harus mampu mengambil langkah strategis agar anggotanya tetap bisa bertahan. Kami berharap pemerintah terus memberikan insentif fiskal seperti pajak, serta kemudahan regulasi dan perizinan agar dunia usaha bisa kembali bernapas,” katanya.
Usai dikukuhkan, Qadar Ruslan Siregar menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan ekosistem bisnis, perluasan jaringan pasar, serta memperkuat peran Kadin sebagai jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Alhamdulillah, Mukota ke-VI berjalan lancar dan demokratis. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya sadar amanah ini tidak ringan, mengingat tantangan ekonomi saat ini sangat besar,” ujar Qadar.
Ia menegaskan Kadin Kota Bekasi ke depan akan lebih aktif dalam melakukan advokasi bagi pelaku usaha, mendorong kemudahan berusaha, serta memastikan aspirasi dunia usaha dapat tersampaikan secara efektif kepada pemerintah.
“Kita ingin iklim investasi dan bisnis di Bekasi semakin kondusif, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran,” tegasnya.
Qadar juga berkomitmen membawa Kadin Kota Bekasi menjadi organisasi yang inklusif, modern, dan solutif. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersatu membangun kekuatan bersama demi kemajuan ekonomi daerah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengapresiasi pelaksanaan Mukota ke-VI Kadin Kota Bekasi.
Ia menilai semangat persatuan para pelaku usaha menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Qadar Ruslan Siregar dapat menjadi mitra strategis yang solid dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing. (pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.







