BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Suasana dini hari di kawasan industri Delta Silicon 2, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendadak berubah. Kobaran api yang melanda pabrik PT Surya Lestari Sinar Makmur membuat petugas gabungan bergerak cepat untuk memastikan proses pemadaman berlangsung aman.
Personel Patroli Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang sebelumnya tengah menjalankan patroli pencegahan tawuran dan balap liar langsung mengalihkan pergerakan menuju lokasi setelah menerima laporan darurat dari pengguna jalan di sekitar GOR Wibawa Mukti.
Kehadiran personel Brimob bukan hanya untuk mengamankan titik kebakaran, tetapi juga memastikan masyarakat tidak mendekati area berbahaya selama petugas pemadam kebakaran berjibaku mengendalikan kobaran api.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan personel kepolisian harus selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Personel harus selalu siap hadir ketika masyarakat membutuhkan kehadiran kepolisian. Dalam setiap kegiatan, kami mengedepankan tindakan yang humanis, membantu proses penanganan, serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali,” kata Henik.
Sekitar pukul 02.00 WIB, personel Brimob tiba di lokasi. Mereka kemudian bersinergi dengan petugas pemadam kebakaran dan anggota Polsek Cikarang Selatan untuk melakukan pengamanan serta mensterilkan area di sekitar titik penyiraman.
Sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan sekaligus memadamkan sejumlah titik api yang masih membakar bagian area pabrik.
Di tengah proses pemadaman, keberadaan warga yang penasaran dan ingin menyaksikan kebakaran dari dekat menjadi perhatian petugas.
Garis pengamanan dipastikan tetap terjaga agar masyarakat tidak masuk ke zona yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Henik menjelaskan, penyiagaan personel Brimob dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan lancar, termasuk menjaga mobilitas kendaraan dan petugas pemadam kebakaran agar tidak terganggu.
“Personel tidak hanya menjalankan patroli preventif, tetapi juga membantu menjaga keamanan di sekitar lokasi kejadian agar proses pemadaman dapat berlangsung dengan aman dan masyarakat tidak mendekati area berbahaya,” ujarnya.
Petugas kepolisian terus bersiaga hingga menjelang pagi. Mereka mengawasi perimeter lokasi sekaligus mengingatkan warga yang berada di sekitar area kebakaran agar tidak menerobos garis pengaman.
Pengamanan dilakukan sembari menunggu seluruh rangkaian penanganan kebakaran, mulai dari pemadaman hingga proses pendinginan, selesai dilakukan.
Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya keadaan darurat, segera hubungi layanan Polisi 110,” tutur Budi.
Kehadiran personel Brimob di tengah situasi darurat tersebut menjadi bagian dari respons cepat kepolisian, sekaligus menunjukkan bahwa patroli keamanan tidak berhenti pada pencegahan gangguan kamtibmas. Ketika keadaan darurat terjadi, personel di lapangan dituntut mampu beradaptasi dan segera memberikan bantuan untuk menjaga keamanan masyarakat. (ist/ant)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.






