BEKASIPEDIA.com – Smoothie kiwi dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu melancarkan buang air besar, terutama bagi orang yang mengalami sembelit. Buah kiwi mengandung serat yang membantu melunakkan tinja dan mempermudah proses pengeluarannya.
Mengutip EatingWell pada Minggu (11/10/2026) menyebutkan, ahli gizi terdaftar Bianca Berton-Scarlet menjelaskan bahwa kiwi mengandung serat larut dan tidak larut yang bekerja dengan cara berbeda dalam sistem pencernaan.
Serat larut membentuk gel di usus besar yang membantu melunakkan tinja, sedangkan serat tidak larut menambah volumenya sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Serat dalam kiwi juga mampu menahan air, yang membantu menjaga tinja tetap lunak.
Selain serat, kiwi mengandung enzim alami bernama aktinidin yang membantu memecah protein. Menurut ahli gizi Lydia Carron, enzim tersebut juga dikaitkan dengan proses pengosongan lambung yang lebih cepat sehingga dapat mendukung pergerakan saluran pencernaan.
Kiwi juga mengandung struktur kristal kecil yang disebut rafida kalsium oksalat. Struktur ini diduga membantu merangsang sekresi lendir di usus, yang berperan sebagai pelumas untuk mempermudah pergerakan tinja. Namun, mekanisme tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Sejumlah penelitian yang dikutip EatingWell menunjukkan bahwa konsumsi dua buah kiwi hijau per hari dapat membantu mengatasi sembelit dan memperbaiki kenyamanan pencernaan.
Kiwi juga tergolong rendah FODMAP, yaitu jenis karbohidrat yang dapat difermentasi dan memicu gas, kembung, atau nyeri perut pada sebagian orang, termasuk mereka yang mengalami sindrom iritasi usus besar.
Untuk membuat smoothie, siapkan dua buah kiwi hijau matang, lalu blender dengan air, susu almond, atau susu bebas laktosa.
Biji chia atau biji rami dapat ditambahkan untuk meningkatkan asupan serat. Daun mint juga bisa digunakan sebagai penambah rasa.
Meski demikian, smoothie kiwi bukan solusi tunggal untuk mengatasi sembelit. Asupan cairan yang cukup dan pola makan kaya serat tetap penting untuk menjaga keteraturan buang air besar.
Orang yang alergi kiwi atau mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum meningkatkan konsumsi kiwi secara signifikan, karena kandungan vitamin K dalam buah tersebut dapat memengaruhi kerja obat tertentu. (ist/ant)







