BEKASIPEDIA.com – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kesehatan, perusahaan asuransi digital Roojai Indonesia resmi memperluas langkahnya ke pasar asuransi kesehatan.
Dengan mengusung konsep perlindungan modular, perusahaan ini menawarkan pendekatan yang memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk merancang sendiri proteksi sesuai kebutuhan.
Bagi banyak orang, memilih asuransi kesehatan kerap terasa membingungkan. Pilihan paket yang kaku dan istilah teknis yang kompleks sering menjadi penghalang.
CEO Roojai Indonesia, Benny Fajarai, menilai keputusan terkait asuransi kesehatan sejatinya sangat personal, namun proses pemilihannya selama ini belum cukup ramah bagi calon nasabah.
“Melalui produk ini, kami ingin menghadirkan kejelasan sekaligus keleluasaan, agar masyarakat dapat menentukan prioritas perlindungan yang paling relevan tanpa merasa dibatasi,” ujar Benny dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Dalam memasarkan produk ini, Roojai berperan sebagai managing general agent (MGA). Polisnya sendiri dijamin oleh perusahaan asuransi berizin dan diperkuat dukungan reasuransi global—sebuah skema yang dirancang untuk menjaga kredibilitas sekaligus keberlanjutan perlindungan.
Roojai Indonesia merupakan bagian dari Roojai Group, grup asuransi digital regional yang berakar dari Thailand. Sejak awal, grup ini dikenal mengedepankan penyederhanaan produk, transparansi premi, serta relevansi manfaat bagi nasabah modern yang semakin digital.
Perjalanan Roojai di Indonesia dimulai pada 2022 dengan produk perlindungan terbatas, seperti asuransi penyakit kritis dan kecelakaan diri. Setahun kemudian, perusahaan memperluas portofolio ke asuransi kendaraan bermotor. Kini, masuknya lini asuransi kesehatan menandai fase ekspansi berikutnya.
Menurut Benny, Indonesia merupakan pasar yang selaras dengan strategi digital Roojai. Populasi besar, penetrasi internet yang terus tumbuh, serta meningkatnya kesadaran akan proteksi tambahan menjadi kombinasi yang menjanjikan.
“Peluncuran ini adalah langkah strategis untuk memperluas kehadiran kami sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Roojai di Indonesia,” katanya.
Yang membedakan Roojai dari produk konvensional adalah struktur modularnya. Nasabah dapat memulai dari perlindungan rawat inap sebagai fondasi, lalu menambahkan manfaat lain sesuai kebutuhan—mulai dari pilihan jaringan rumah sakit, cakupan wilayah dalam maupun luar negeri, manfaat rawat jalan, hingga opsi deductible atau co-payment.
Menariknya, setiap penyesuaian manfaat langsung tercermin pada estimasi premi secara real time melalui platform digital Roojai. Transparansi ini diharapkan membantu calon nasabah memahami konsekuensi biaya sejak awal.
Chief Growth Officer Roojai Group, Mathieu Guiraud, menegaskan bahwa pendekatan modular memang dirancang untuk mengembalikan kendali ke tangan nasabah.
“Dengan platform digital dan dukungan contact center profesional, nasabah dapat memilih manfaat paling relevan dan menyesuaikan premi melalui proses yang sederhana serta transparan,” ujarnya.
Di balik fleksibilitas tersebut, Roojai menegaskan struktur produknya tetap berada dalam koridor underwriting yang sehat dan bertanggung jawab. Batasan serta ketentuan manfaat disusun jelas guna menjaga keberlanjutan perlindungan dalam jangka panjang.
Masuknya Roojai ke segmen asuransi kesehatan modular menandai babak baru persaingan asuransi digital di Indonesia—sebuah pasar yang semakin menuntut produk yang bukan hanya melindungi, tetapi juga mudah dipahami dan disesuaikan. (ist/ant)
“Anda Ingin Kerjasama Publikasi Artikel/Berita Promosi. Biayanya Hanya Rp 200.000, Silahkan WA ke 0822-4974-0969″
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.





