Baterai Ponsel Anda Kerap Bocor? Kenali Empat Kesalahan Penyebabnya

oleh -53 views
Samsung. (ist)

JAKARTA, BEKASIPEDIA.com – Baterai penuh terisi sampai 100 persen adalah hal yang melegakan karena pengguna bisa leluasa beraktivitas tanpa khawatir ponsel kehabisan daya.

Sayangnya, hal-hal sepele bisa menyebabkan baterai ponsel bocor. Akibatnya, baterai ponsel cepat habis (drop) meski sudah diisi ulang penuh 100 persen.

Samsung Electronics Indonesia, dalam siaran pers, Sabtu (18/6/2022), menjelaskan ada empat kebiasaan buruk yang menyebabkan baterai ponsel bocor.

1. Kesalahan saat mengecas.

Satu kebiasaan buruk yang jelas bisa merusak baterai adalah menggunakan ponsel saat sedang diisi daya. Aktivitas ini bisa membuat perangkat panas, jika dilakukan terus menerus bisa menyebabkan baterai rusak.

Ketika ponsel sedang dicas, sebaiknya gunakan ponsel jika memang mendesak saja. Jika tidak sabar menunggu ponsel yang dicas, pilih ponsel yang memiliki teknologi pengisian daya cepat (fast charging).

Samsung juga melihat mengisi daya sampai 100 persen adalah kurang tepat, tidak baik bagi usia baterai.

Dia menyarankan mengisi daya ketika baterai ponsel berada di angka 30 persen dan berhenti di kisaran 80 sampai 85 persen.

Beberapa ponsel dilengkapi dengan fitur proteksi, yaitu membatasi pengisian daya hanya sampai 85 persen.

Pada ponsel Samsung, kunjungi Battery and Device Care di setelan, kemudian pilih “more battery settings”.

Nyalakan fitur “protect battery” untuk membatasi pengecasan sampai 85 persen.

2. Pasang aplikasi sembarangan.

Berhati-hati memasang aplikasi rupanya bukan soal keamanan data saja, namun juga kinerja ponsel.

Unduh aplikasi hanya dari tempat yang resmi karena aplikasi tidak resmi bisa saja memiliki fitur yang bisa menyedot daya baterai.

Untuk menghemat baterai, nyalakan fitur Power Saving untuk menghemat konsumsi baterai dan Adaptive Battery supaya perangkat bisa menyesuaikan konsumsi daya dengan pola penggunaan.

Secara berkala, bersihkan juga RAM dan ruang penyimpanan supaya kerja ponsel tidak melambat.

3. Membuka banyak aplikasi.

Menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, meski pun ponsel mendukung multitugas, bisa membuat baterai cepat habis karena banyak mengonsumsi daya.

Cek dan tutup aplikasi yang tidak digunakan melalui task manager.

Cek juga aplikasi apa saja yang berjalan di belakang tidak terlihat di tampilan ponsel (background).

Buka Battery and Device Care, kemudian pilih “battery” dan “background usage limit” untuk menonaktifkan aplikasi yang jarang dipakai. Pilih “put unused to sleep” untuk aplikasi yang jarang dipakai.

4. Tidak pakai dark mode.

Mode gelap atau dark mode adalah andalan untuk menghemat daya baterai terutama pada ponsel layar AMOLED.

etika menampilkan warna hitam, layar AMOLED akan mematikan piksel sehingga konsumsi daya dari layar berkurang. (ant/bp)

“DIBUKA KESEMPATAN MENJADI WARTAWAN BEKASIPEDIA.com UNTUK LIPUTAN DI KABUPATEN BEKASI DAN KOTA BEKASI, KETERANGAN LEBIH LANJUT HUBUNGI WA ke 081510868686”