6. Daging Olahan dan Produk Tinggi Garam
Sosis, kornet, nugget, ham, bacon, dan berbagai produk daging olahan kerap menjadi pilihan praktis karena mudah disajikan.
Namun, sebagian produk tersebut dapat mengandung garam atau lemak dalam jumlah tinggi. WHO juga menganjurkan konsumsi daging olahan dalam jumlah terbatas sebagai bagian dari pola makan sehat.
Memasuki usia 30-an bukan berarti seseorang harus menghilangkan seluruh produk hewani dari menu. Yang lebih penting adalah menjaga keberagaman makanan dan memperhatikan porsi serta frekuensi konsumsinya.
7. Camilan Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
Camilan sering dianggap sebagai makanan kecil sehingga kandungannya mudah luput dari perhatian.
Padahal, jika dikonsumsi berkali-kali sepanjang hari, camilan tinggi gula, garam, atau lemak dapat memberikan kontribusi cukup besar terhadap total asupan harian.
WHO menganjurkan pola makan yang lebih banyak mengutamakan buah, sayuran, kacang-kacangan, polong-polongan dan biji-bijian utuh.
Buah atau sayuran dapat menjadi salah satu pilihan camilan untuk menambah variasi makanan dan asupan zat gizi.
8. Makanan yang Terlalu Sering Digoreng
Gorengan memang menjadi bagian dari kebiasaan makan banyak masyarakat Indonesia. Namun, frekuensi konsumsinya tetap perlu diperhatikan.
WHO menganjurkan cara pengolahan seperti mengukus atau merebus sebagai pilihan untuk mengurangi asupan lemak dibandingkan terlalu sering menggoreng. Makanan yang digoreng juga perlu diperhatikan jika menggunakan bahan yang mengandung lemak trans industri.
Jadi, bukan berarti semua makanan yang digoreng harus langsung dihapus dari menu. Frekuensi, jenis makanan, minyak yang digunakan, serta keseluruhan pola makan menjadi faktor yang lebih penting.
Bukan Soal Berhenti Total, tetapi Mulai Lebih Bijak
Memasuki usia 30-an tidak otomatis membuat seseorang harus berhenti mengonsumsi makanan tertentu.
Yang lebih penting adalah mulai melihat pola makan secara keseluruhan. Apakah sayuran dan buah sudah cukup? Apakah makanan tinggi gula dan garam terlalu sering dikonsumsi? Apakah camilan dan minuman manis menjadi kebiasaan harian?
WHO merekomendasikan orang dewasa dan anak berusia di atas 10 tahun mengonsumsi setidaknya 400 gram buah dan sayuran per hari. Pola makan juga dianjurkan mencakup kacang-kacangan, polong-polongan dan biji-bijian utuh.
Dengan demikian, mengurangi makanan tertentu sebaiknya dilakukan bersamaan dengan meningkatkan kualitas makanan lainnya.







