BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Belum lama resmi dilantik untuk mengemban amanah periode 2026–2030, jajaran pengurus dan anggota Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) langsung menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan roda organisasi. Tanpa menunggu waktu lama, mereka menggelar rapat perdana sebagai langkah awal menyusun arah kerja selama lima tahun ke depan.
Suasana Aula Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026), dipenuhi semangat dan optimisme para pengurus baru.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) DK3B yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Juli 2026 mendatang.

Di bawah kepemimpinan Ketua DK3B, Alamsyah Pradja, rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan berbagai gagasan dan program yang akan menjadi pijakan organisasi dalam mengembangkan seni dan budaya di Kota Bekasi.
Alamsyah menegaskan bahwa setiap koordinator bidang harus segera menyusun program kerja yang realistis dan dapat diimplementasikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, langkah cepat tersebut diperlukan agar DK3B dapat segera menghadirkan kontribusi nyata bagi ekosistem seni dan kebudayaan di Kota Bekasi.

“Setiap koordinator bidang sudah harus menyusun program-program untuk segera dilaksanakan ke depan. Ke depan kami akan lebih fokus kepada pelestarian, pengembangan, dan kolaborasi,” ujar Alamsyah.
Bagi DK3B, pelestarian budaya bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, melainkan memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, pengembangan menjadi upaya untuk mendorong lahirnya kreativitas baru dari para pelaku seni, sedangkan kolaborasi dipandang sebagai kunci untuk memperkuat sinergi antara komunitas, pemerintah, akademisi, hingga sektor swasta.
Rapat perdana ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan kepengurusan DK3B periode 2026–2030. Harapan besar pun disematkan agar lembaga ini mampu menjadi rumah bersama bagi para insan seni dan budaya, serta menjadi motor penggerak dalam memperkuat identitas budaya Kota Bekasi.
Melalui Rapat Kerja yang akan digelar di Garut nanti, berbagai program strategis diharapkan dapat dirumuskan secara matang.

Tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan program berkelanjutan yang berdampak bagi pelestarian dan kemajuan kesenian serta kebudayaan di Kota Bekasi.
Dengan semangat baru yang ditunjukkan sejak awal kepengurusan, DK3B berupaya membuktikan bahwa seni dan budaya merupakan elemen penting dalam pembangunan kota, sekaligus menjadi ruang ekspresi yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat Kota Bekasi. (pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.








