Nada Musik dan Semangat UMKM Berpadu di Gedung Juang, Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi

oleh -
oleh
Polres Metro Bekasi menggelar Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM Kabupaten Bekasi di Gedung Juang 45 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (pede)

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Alunan musik dari para pelajar SMA dan SMK menggema di Gedung Juang 45 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/6/2026). Satu per satu grup band tampil di atas panggung, menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan penonton dan dewan juri. Di sisi lain area kegiatan, puluhan stan UMKM ramai dikunjungi masyarakat yang berburu aneka produk kuliner, kerajinan, hingga aksesori kreatif.

Suasana semarak itu menjadi bagian dari Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM Kabupaten Bekasi yang digelar Polres Metro Bekasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi antara kreativitas generasi muda dan geliat ekonomi masyarakat.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, mengatakan festival ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian dalam memberikan wadah positif bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka, khususnya di bidang seni dan musik.

Menurutnya, masih terdapat fenomena aktivitas negatif yang melibatkan remaja pada malam hari. Karena itu, kehadiran kegiatan seperti festival band diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih produktif dan membangun karakter generasi muda.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, menggerakkan ekonomi masyarakat, memberikan wadah untuk anak-anak remaja menggali kreativitasnya, menjadi wadah yang positif untuk mereka mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik lagi,” ujar Sumarni saat ditemui awak media bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi.

Lebih dari sekadar perlombaan musik, festival ini juga menjadi upaya Polres Metro Bekasi dalam mendukung tumbuhnya ekonomi kreatif lokal.

Sebanyak 60 pelaku UMKM turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari makanan dan minuman olahan, kerajinan tangan, aksesori, hingga produk kreatif lainnya.

Ketua Panitia Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM, AKBP Jerico Lavian Chandra, menjelaskan bahwa ajang tersebut diikuti oleh 23 grup band pelajar tingkat SMA dan SMK dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi pelajar untuk berekspresi sekaligus mendukung pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Usai pembukaan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota kepolisian, serta aparatur sipil negara terlihat berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM.

Mereka menyapa para pelaku usaha, melihat langsung produk yang dipamerkan, hingga membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan terhadap usaha lokal.

Beberapa stan yang menjadi perhatian di antaranya milik Bhayangkari Cabang Metro Bekasi, UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, serta pelaku usaha mandiri yang memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas pasar.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, mengapresiasi inisiatif Polres Metro Bekasi yang berhasil mempertemukan ruang kreativitas pelajar dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap ada event-event lain seperti ini yang bisa mewadahi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk-produknya,” katanya.

Menurut Hasan, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar UMKM Kabupaten Bekasi dapat terus berkembang, memperluas pasar, dan naik kelas menjadi usaha yang lebih kompetitif.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas. Ia menilai festival band dan pameran UMKM merupakan kegiatan yang memiliki dampak positif ganda, yakni menyalurkan kreativitas generasi muda sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini juga menumbuhkembangkan suasana UMKM yang berada di Kabupaten Bekasi. Kita perlu meningkatkan dan memberikan porsi buat UMKM agar bisa terus berkembang,” ujarnya.

Di tengah semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM menjadi gambaran bagaimana ruang kreativitas dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan.

Dari dentuman musik para pelajar hingga transaksi di stan-stan UMKM, kegiatan ini menghadirkan harapan bahwa generasi muda dan pelaku usaha lokal memiliki panggung yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bekasi. (pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.