BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Alunan musik dari para pelajar berpadu dengan semarak stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di halaman Gedung Juang Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/6/2026).
Suasana penuh kreativitas dan antusiasme masyarakat itu menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Metro Bekasi melalui Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM Kabupaten Bekasi.
Sejak pagi, para siswa dari berbagai sekolah menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung. Dentuman drum, petikan gitar, dan suara vokal yang mengalun menghadirkan energi positif sekaligus menunjukkan potensi besar generasi muda Kabupaten Bekasi di bidang seni musik.
Di sisi lain, puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan beragam produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal dipamerkan sebagai upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Kegiatan yang memadukan seni, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung pertumbuhan UMKM daerah.
Menurutnya, semakin banyak ruang promosi yang diberikan kepada pelaku usaha, semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami berharap akan ada kegiatan-kegiatan serupa yang dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produknya,” ujarnya.
Hasan menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan dukungan yang kuat, UMKM Kabupaten Bekasi diharapkan mampu terus tumbuh dan naik kelas.

Apresiasi juga datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, Dr. Rina Parlina. Ia menilai Festival Band Pelajar bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi siswa di luar bidang akademik.
Baginya, panggung seperti ini memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menunjukkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus membangun karakter yang kreatif dan kompetitif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk menampilkan kreativitasnya. Festival seperti ini menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang kreatif dan berdaya saing,” kata Rina.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas, menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda. Selain menjadi sarana ekspresi bagi generasi muda, festival ini juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Menurutnya, perhatian terhadap sektor UMKM perlu terus ditingkatkan agar para pelaku usaha memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan memperkuat perekonomian daerah.
“Kegiatan ini juga menumbuhkembangkan suasana UMKM yang ada di Kabupaten Bekasi. Kita perlu meningkatkan perhatian dan memberikan ruang yang lebih besar bagi UMKM agar dapat terus berkembang,” ujarnya.

Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi gambaran nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat.
Melalui panggung kreativitas dan ruang promosi ekonomi lokal, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menumbuhkan optimisme terhadap lahirnya generasi muda yang berprestasi serta UMKM yang semakin tangguh dan berdaya saing di Kabupaten Bekasi. (pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.









