BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Suasana Grand Arsyilla Hotel & Convention, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Minggu (5/7/2026), dipenuhi semangat konsolidasi. Para kader Partai Amanat Nasional (PAN) dari berbagai penjuru Kota Bekasi berkumpul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC PAN se-Kota Bekasi.
Bagi partai berlambang matahari putih itu, forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah awal memperkuat fondasi politik hingga tingkat paling bawah.
Melalui Muscab VI, DPD PAN Kota Bekasi resmi menuntaskan pembentukan tim formatur beserta ketua formatur di seluruh 12 kecamatan.
Tahapan ini menjadi pijakan untuk menyusun kepengurusan definitif yang diharapkan mampu memperkuat mesin partai dalam menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Ketua DPD PAN Kota Bekasi, Achmad Rivai, menyebutkan rampungnya pembentukan formatur menjadi penanda dimulainya percepatan konsolidasi organisasi.
Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan, seluruh struktur kepengurusan DPC ditargetkan selesai disusun sebelum dilantik secara serentak.
“Alhamdulillah, ketua formatur sudah terbentuk di 12 kecamatan dan semuanya sudah rampung. Target kami sekitar 10 hari ke depan untuk penyusunan struktur pengurus lengkap DPC, sebelum nantinya dilakukan pelantikan serentak,” ujar Rivai.
Menurutnya, kepengurusan periode ini akan menghadirkan perpaduan antara pengalaman kader senior dengan energi baru dari figur-figur muda yang dinilai memiliki kapasitas dan potensi membesarkan organisasi.
Penyegaran kepengurusan tersebut dilakukan secara selektif sebagai bagian dari strategi memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan daya saing partai menjelang Pemilu. PAN Kota Bekasi pun memasang target ambisius, yakni meraih delapan kursi di DPRD Kota Bekasi.
Namun, bagi Rivai, kekuatan partai tidak hanya diukur dari jumlah pengurus di tingkat kota atau kecamatan. Justru, denyut organisasi sesungguhnya berada di lingkungan masyarakat, mulai dari tingkat ranting hingga RT dan RW.
Karena itu, seluruh ketua formatur yang telah ditetapkan diminta segera bergerak membentuk kepengurusan sampai ke akar rumput setelah pelantikan.
Langkah tersebut dinilai penting agar organisasi semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan pelayanan serta pengabdian yang nyata.
“Suara itu semua ada di ranting, di akar rumput. Mereka harus turun ke bawah untuk mencari pengurus sampai tingkat RT/RW. Saya berharap dari DPC yang baru ini lahir pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas, loyalitas, dan bisa bermanfaat untuk pengabdian kepada partai serta masyarakat,” katanya.
Selain membangun struktur organisasi, PAN Kota Bekasi juga menegaskan soliditas internal. Rivai memastikan seluruh kader berada dalam satu komando dan siap menjalankan arah kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN di bawah kepemimpinan Ketua Umum Zulkifli Hasan.
Menurutnya, saat ini fokus utama partai bukan lagi pada perbedaan pandangan di internal, melainkan memperkuat kaderisasi dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tidak ada lagi perdebatan atau perbedaan pandangan. Kami satu komando dengan DPP dan Ketua Umum Zulkifli Hasan untuk PAN di Kota Bekasi. Fokus kami sekarang adalah memaksimalkan pengkaderan dan melaksanakan kerja nyata yang bermanfaat bagi warga,” pungkasnya.
Melalui Muscab VI, PAN Kota Bekasi berharap konsolidasi yang dimulai dari tingkat kecamatan hingga RT/RW mampu melahirkan organisasi yang semakin solid, kader yang semakin berkualitas, serta kehadiran partai yang semakin dirasakan masyarakat.
Bagi PAN, membangun kekuatan politik bukan hanya soal menghadapi pemilu, tetapi juga menjaga kedekatan dengan warga melalui kerja nyata yang berkelanjutan. (supri/pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.







