BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Minggu pagi biasanya menjadi waktu warga menikmati suasana santai di kawasan perumahan. Ada yang berolahraga, berjalan kaki, berburu kuliner, hingga sekadar berkumpul bersama keluarga.
Namun, suasana berbeda terlihat di kawasan Perumahan Vida, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Aktivitas warga dalam kegiatan car free day (CFD) turut menjadi perhatian Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu melihat kawasan perumahan tidak semestinya hanya menjadi tempat tinggal. Lebih dari itu, kawasan hunian dinilai dapat dikembangkan menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Cak Imin, konsep tersebut perlu mulai dipikirkan sejak sebuah perumahan dirancang. Infrastruktur hunian, kata dia, idealnya dibarengi dengan ekosistem pasar yang dapat memudahkan warga memenuhi kebutuhan sekaligus membuka peluang usaha.
“Kita akan dorong perumahan-perumahan yang akan dibangun sejak awal menyiapkan desain ekosistem yang mendukung pengembangan pasar, sehingga nanti penghuni perumahan juga mudah mengakses pasar,” kata Cak Imin kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).
Vida Jadi Contoh Ekosistem Ekonomi di Perumahan
Cak Imin menilai Perumahan Vida dapat menjadi salah satu contoh bagaimana kawasan hunian berkembang menjadi ruang aktivitas ekonomi warga.
Di kawasan tersebut, terdapat sekitar 450 tenant yang menjalankan aktivitas usaha. Bahkan, sekitar 200 calon tenant lainnya masih berada dalam daftar antrean.
Tidak hanya itu, aktivitas pasar di kawasan Vida disebut mampu menarik lebih dari 10.000 pengunjung setiap pekan.
Bagi Cak Imin, geliat tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan ekonomi warga sebenarnya dapat tumbuh dari lingkungan terdekat, termasuk kawasan tempat tinggal.
“Perumahan Vida ini bisa menjadi prototype, model yang bisa kita duplikasi dan perbanyak dengan visi 1.001 Pasar Rakyat ini, membangun ekosistem,” ujarnya.
Konsep tersebut nantinya akan didorong melalui kolaborasi bersama kementerian terkait dan berbagai pihak. Pemerintah ingin memastikan keberadaan pasar tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang saling terhubung.
Bukan Sekadar Pasar
Menurut Cak Imin, membangun pasar saja belum cukup untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
Ekosistem yang lebih luas diperlukan, mulai dari keberadaan UMKM, koperasi, korporasi, hingga dukungan terhadap layanan jaminan sosial.
Dengan ekosistem tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga memiliki kesempatan menjadi pelaku usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan di lingkungannya sendiri.
Geliat ekonomi di Vida, menurut Cak Imin, juga terlihat dari perkembangan pengelolaan sampah. Aktivitas yang sebelumnya dijalankan sebagai usaha UMKM kemudian berkembang menjadi perusahaan.
Perkembangan tersebut dinilai menjadi contoh bahwa UMKM dapat naik kelas ketika mendapatkan ruang, pasar, dan ekosistem usaha yang mendukung.
UMKM Dinilai Punya Daya Tahan
Pemerintah pun berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mendukung pelaku UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Cak Imin menilai UMKM memiliki posisi penting dalam menjaga denyut ekonomi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, pelaku usaha kecil justru dinilai memiliki kemampuan beradaptasi dan daya tahan yang kuat.
“Makanya saya selalu memberikan dukungan terus-menerus kepada UMKM kita karena mereka adalah orang-orang yang betul-betul memiliki kemandirian dan daya tahan yang kuat,” ucapnya.
Dari kawasan perumahan, geliat ekonomi itu kini mulai terlihat. Warga datang bukan hanya untuk berolahraga saat CFD, tetapi juga berinteraksi, berbelanja, menikmati kuliner, dan menjalankan usaha.
Bagi pemerintah, pola seperti inilah yang diharapkan dapat diperluas. Perumahan tidak lagi sekadar menjadi tempat pulang setelah bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. (pede/brs)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.





