Komunitas Mustika Jaya dan Mahasiswa LSPR Bersatu untuk Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan

oleh -102 Dilihat
oleh
Kelurahan Mustika Jaya bersama Mahasiswa - mahasiswi dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar acara besar-besaran bertajuk "Sampah untuk Penghijauan" dengan penuh semangat dan antusiasme. (ist)

MUSTIKAJAYA, BEKASIPEDIA.com – Kelurahan Mustika Jaya bersama Mahasiswa – mahasiswi dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar acara besar-besaran bertajuk “Sampah untuk Penghijauan” dengan penuh semangat dan antusiasme.

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi sampah plastik, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di komunitas ini, sebagai bagian dari inisiatif “GEMA, Gerakan Melestarikan Alam”.

Acara dibuka dengan tarian sambutan yang memukau, dipersembahkan oleh anak-anak warga Kelurahan Mustika Jaya, yang menambah keceriaan dan semangat dalam suasana acara.

Para peserta, termasuk masyarakat umum dan mahasiswa, turut serta dengan antusias dalam berbagai kegiatan, mulai dari pengumpulan sampah plastik hingga penanaman bibit pohon di area terpilih.

Salah satu highlight dari acara ini adalah workshop pengolahan sampah, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang.

Workshop ini mencakup teknik-teknik pengolahan sampah, termasuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, dan workshop mengubah minyak jelantah menjadi sabun. Kreativitas dalam mengelola limbah rumah tangga diwujudkan dalam program “JelantaHebat”, yang memberikan wawasan baru bagi peserta dalam mengelola sampah dengan bijak.

Tidak hanya itu, acara ini juga menampilkan kerjasama dengan PT Indocement Tunggal Tbk. dalam program daur ulang sampah menjadi energi terbarukan.

Semua sampah plastik yang terkumpul hari ini akan didaur ulang dan disalurkan ke proses produksi energi terbarukan, mendukung visi untuk lingkungan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Selain kegiatan utama, acara ini juga diramaikan dengan kehadiran jajanan UMKM yang ramai, menggunakan lapak sebagai media untuk berjualan. Ini tidak hanya menambah keragaman kegiatan, tetapi juga mendukung perekonomian lokal dan semangat kewirausahaan di lingkungan ini.

Acara “Sampah untuk Penghijauan” berhasil menciptakan suasana yang harmonis dan kolaboratif antara mahasiswa, warga, dan pihak terkait dalam upaya bersama menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (rls/pede)