BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Kawasan kolong jalan tol tak selalu identik dengan ruang yang gelap, gersang, dan kurang tertata.
Di Kota Bekasi, area di bawah Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) kini tampil dengan wajah berbeda. Kehadiran Taman Kalimalang atau Kalimalang Transit Garden menghadirkan suasana hijau dan asri yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai sejenak di tengah kesibukan kota.
Hamparan ruang terbuka yang lebih tertata ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun masyarakat yang melintas di sepanjang kawasan Kalimalang. Area yang sebelumnya memiliki fungsi terbatas kini menawarkan suasana yang lebih nyaman dengan sejumlah fasilitas untuk menikmati waktu luang.
Begitu memasuki kawasan taman, pengunjung akan disambut papan nama berukuran cukup besar bertuliskan Kalimalang Transit Garden Kota Bekasi.
Papan petunjuk yang tersedia juga memberikan informasi mengenai fasilitas di area parsial 3, sehingga pengunjung dapat mengenali kawasan taman dengan lebih mudah.
Salah satu sudut yang mencuri perhatian adalah gerbang dengan desain menyerupai pura. Bentuknya yang unik menjadikan area tersebut sebagai salah satu lokasi favorit untuk mengabadikan momen melalui foto.
Tak hanya menawarkan spot foto, Taman Kalimalang juga menyediakan gazebo yang bisa dimanfaatkan untuk duduk santai. Pengunjung dapat melepas penat, menikmati suasana sekitar, atau sekadar beristirahat sebelum kembali melanjutkan aktivitas.
Fasilitas lainnya yang turut menarik perhatian adalah area refleksi. Kehadiran fasilitas ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu senggang sekaligus merasakan sensasi pijat refleksi pada telapak kaki.
Warga Sebut Tamannya Keren Abis
Keberadaan taman di bawah Tol Becakayu ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya Vence Siagian, yang menyempatkan diri mampir saat melintas menggunakan sepeda.
Vence mengaku terkesan dengan tampilan taman yang dinilainya menarik dan layak menjadi ruang singgah bagi masyarakat.
“Saya main saja, kesannya taman ini keren abis, lanjut terus,” ujar Ibu dua anak ini dengan sumringah.
Di sela kunjungannya, Vence juga mengabadikan momen dengan berfoto di depan gerbang bernuansa pura yang menjadi salah satu ciri khas kawasan tersebut.
Respons positif seperti yang disampaikan Vence menunjukkan bahwa ruang terbuka yang ditata dengan baik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
Tak harus selalu berupa taman berukuran luas, pemanfaatan ruang yang tersedia secara optimal juga dapat menghadirkan tempat singgah yang menarik di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Tetap Nyaman dengan Menjaga Aturan
Meski menawarkan suasana asri dan berbagai fasilitas untuk bersantai, pengunjung tetap diingatkan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di kawasan taman.
Pada sejumlah titik pagar pembatas aliran Kalimalang, terpasang papan peringatan yang memuat larangan berenang dan memancing. Aturan tersebut perlu diperhatikan demi menjaga keselamatan pengunjung serta ketertiban di sekitar aliran sungai.
Masyarakat yang datang juga diharapkan ikut menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan menggunakan fasilitas yang tersedia secara bertanggung jawab.
Kehadiran Kalimalang Transit Garden menjadi gambaran bagaimana ruang di bawah infrastruktur perkotaan dapat dimanfaatkan menjadi kawasan yang lebih tertata, hijau, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Dengan fasilitas gazebo, area refleksi, serta spot foto yang menarik, taman ini menawarkan pilihan tempat singgah bagi warga yang ingin menikmati suasana berbeda di tengah Kota Bekasi.
Ke depan, pemeliharaan fasilitas, kebersihan, dan kenyamanan kawasan menjadi hal penting agar taman ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebab, taman yang baik bukan hanya soal keindahan yang terlihat, tetapi juga bagaimana ruang tersebut dapat dinikmati bersama, dirawat bersama, dan menjadi bagian dari wajah kota yang semakin nyaman bagi warganya. (brs/pede)







