Ketua GMNI Kota Bekasi Babak Belur Dikeroyok dan Dipukuli Karyawan Cafe Koma Junkyard

oleh -292 Dilihat
oleh
Ketua DPC GMNI Kota Bekasi, Christianto Manurung bersama 5 kawannya mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan saat nongkrong di Cafe Koma Junkyard Jalan Bambu Runcing Nomor 20 RT 004 RW 007 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Minggu (25/2/2024) dini hari. (ist)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com – Ketua DPC GMNI Kota Bekasi, Christianto Manurung bersama 5 kawannya mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan saat nongkrong di Cafe Koma Junkyard Jalan Bambu Runcing Nomor 20 RT 004 RW 007 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Minggu (25/2/2024) dini hari.

Tragedi pengeroyokan terjadi Minggu (25/2/2024) pada pukul 00.30 WIB. Bermula saat dirinya (korban-red) nongkrong bersama lima kawannya yaitu 3 laki-laki dan 2 perempuan nongkrong di Cafe Koma Junkyard.

Christianto Manurung yang merupakan Ketua DPC GMNI Bekasi pun menceritakan awal kejadian dirinya dan kawannya dikeroyok oleh pegawai setempat dan satu orang warga negara asing.

“Awalnya kawan saya yang namanya Putri melintas di depan tempat duduk orang asing (bule). Kawan saya putri dicolek payudaranya. Di tegur sama kawan saya satunya yang namanya Nico. Orang asing itu melawan dan saya datangi lagi. Saya adu debat dengan orang asing itu,” kata Cris sapaan akrabnya menceritakan kejadian semalam yang membuat dirinya luka-luka kepada awak media Bekasi, Minggu (25/2/2024).

Saat dirinya debat dengan bule. Lanjut dia, malah karyawan Cafe Koma Junkyard membela si bule. Adu debat dorong-dorongan, langsung dirinya dikeroyok oleh karyawan setempat kurang lebih 10 orang yang mengeroyok dirinya dan kawan-kawannya.

“Ya, yang luka parah saya. Saya dikeroyok 10 orang. Sedangkan saya nongkrong lima orang 2 perempuan 3 laki-laki. Karena saya sudah babak belur tidak ada yang membela langsung saya dan kawan-kawan pergi untuk melaporkan kejadian yang kita alami ke kantor polisi,” ucapnya.

Setelah mendapatkan pengeroyokan, ia mengaku, langsung lapor polisi dan dirinya melakukan visum.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP dan menangkap si bule. Sedangkan orang-orang yang mengeroyok dirinya belum dilakukan penangkapan.

“Bule sudah ditahan polisi. Karena dia pelaku awal yang melakukan pelecehan terhadap kawan saya. Sementara karyawan yang mengeroyok saya sedang dicari oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

Dirinya memastikan, bahwa yang mengeroyok dirinya sebagian besar adalah karyawan Cafe Koma Junkyard.

Ia harap pihak kepolisian bisa menangkap seluruh pelaku yang melakukan pengeroyokan kepada dirinya dan kawan-kawannya.

“Saya harap polisi segera menangkap pelaku yang mengeroyoknya saya dan kawan-kawan saya,” harapnya.

Sementara, kondisi Cris usai dikeroyok mengalami sejumlah luka di bagian mata lebab, bibir pecah, alis sobek dan sejumlah luka di badannya. (ist/bp)