KAI Utamakan Keselamatan, Layanan KRL Bekasi-Cikarang Dibuka Bertahap Pascakecelakaan

oleh -
oleh
PT Kereta Api Indonesia (KAI). (ist)

BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascakecelakaan kereta yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dalam keterangan resmi pada Rabu (29/4/2026), seiring proses evakuasi korban, pemulihan jalur, serta investigasi yang masih berlangsung.

Bobby menjelaskan, proses evakuasi penumpang berlangsung hampir 10 jam sebelum dilanjutkan dengan penarikan rangkaian kereta dan pembersihan bangkai KRL dari lokasi kejadian.

Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

“Keselamatan tidak ada toleransi dan tidak ada kompromi. Kami memastikan seluruh aspek operasional memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan,” ujar Bobby.

Dalam penanganan korban, sejumlah rumah sakit dilibatkan, di antaranya RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, serta RS MMC Kuningan.

KAI juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis dan media yang terus mengawal proses penanganan sejak awal kejadian.

Saat ini, jalur kereta telah dinyatakan dapat dilalui dengan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam berdasarkan rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

KAI pun mendukung penuh proses investigasi yang tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab insiden sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan.

Sebagai bentuk layanan darurat, KAI membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Gambir selama 14 hari ke depan. Posko tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan korban maupun keluarga yang terdampak.

Selain itu, perusahaan juga tengah melakukan audit investigasi terhadap perusahaan taksi yang diduga terlibat dalam kecelakaan. Audit mencakup aspek operasional, teknis, hingga sumber daya manusia guna memastikan penyebab insiden dapat diidentifikasi secara menyeluruh.