BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Industri perhiasan emas terus beradaptasi mengikuti perubahan gaya hidup dan kebutuhan konsumen masa kini.
Melihat peluang tersebut, HALA, merek perhiasan di bawah naungan SKK Jewels, resmi membuka toko perdananya di Summarecon Mall Bekasi 2 dengan mengusung konsep “Hari Jelas, Jelas Emas” dan kampanye “Emas Jelas, Jelas Emas”.
Kehadiran HALA menawarkan pendekatan baru dalam berbelanja perhiasan emas melalui pengalaman yang lebih santai, modern, dan transparan.
Tidak hanya menonjolkan keindahan desain, HALA juga menempatkan keterbukaan informasi mengenai kadar, kualitas, berat, hingga harga sebagai bagian penting dari pengalaman konsumen.
Melalui konsep tersebut, HALA ingin mengubah persepsi bahwa membeli emas merupakan aktivitas yang terlalu formal atau hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah memahami seluk-beluk perhiasan.
Sebaliknya, gerai HALA dirancang menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi siapa saja untuk melihat koleksi, bertanya, mempelajari karakteristik emas, hingga menentukan pilihan dengan lebih percaya diri.
CEO SKK Jewels, Jonathan Prayoga, mengatakan pembukaan toko pertama HALA merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman berbelanja emas yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
“HALA lahir dari pengalaman panjang SKK Jewels di industri emas. Lewat toko pertama ini, kami ingin mengubah persepsi lama bahwa toko emas itu harus formal atau intimidatif. Kami hadir dengan konsep yang lebih friendly dan relevan buat anak muda,” ujar Jonathan, dalam keterangan yang dilansir Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, konsep “Emas Jelas, Jelas Emas” menjadi komitmen HALA untuk memberikan transparansi kepada konsumen, mulai dari proses memilih dan membeli perhiasan hingga layanan purna jual serta mekanisme pembelian kembali atau buyback.
Menurutnya, keterbukaan informasi diharapkan membantu konsumen memahami nilai perhiasan yang dibeli, sehingga keputusan pembelian tidak hanya didasarkan pada tampilan desain, tetapi juga pada kualitas dan karakteristik emas tersebut.
Hadirkan Lebih dari 5.000 Desain Perhiasan
Untuk memenuhi beragam selera konsumen, HALA menghadirkan lebih dari 5.000 pilihan desain perhiasan modern dengan variasi kadar emas 9K, 14K, 18K, hingga 24K yang diklaim memenuhi standar SNI sesuai ketentuan produk.
Koleksi tersebut memadukan desain modern dengan sentuhan pengerjaan khas Italia, standar kualitas internasional, serta dukungan fasilitas produksi internal atau in-house manufacturing.
Beragam pilihan ini memberikan ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan perhiasan dengan gaya personal, kebutuhan, maupun anggaran yang dimiliki.
HALA juga mengedepankan transparansi dalam penyampaian informasi produk. Konsumen dapat memperoleh penjelasan mengenai kadar emas, kualitas, berat, dan perhitungan harga sebelum memutuskan melakukan pembelian.
Dengan informasi yang lebih mudah dipahami, konsumen diharapkan dapat mengenali karakteristik perhiasan yang dipilih sekaligus memahami nilai dari produk tersebut.
Selain proses pembelian, HALA tetap menghadirkan layanan purna jual dan mekanisme buyback yang jelas sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.
Gandeng Asri Welas untuk Edukasi Konsumen
Tidak hanya menghadirkan koleksi perhiasan, HALA juga memperkenalkan sosok “Cewek Jelas”, representasi perempuan modern yang memahami keinginan dan percaya diri terhadap pilihannya.
Untuk memperkuat pesan edukasi kepada masyarakat, HALA menggandeng aktris Asri Welas sebagai “Ceu Las” atau Role Model Kejelasan.
Melalui program edukasi bertajuk “Ceu Las Kasih Jelas”, Asri Welas mengajak masyarakat memahami berbagai aspek penting dalam memilih emas, mulai dari kadar, kualitas, hingga standar produk.
Pendekatan edukasi tersebut dikemas secara ringan, komunikatif, dan menghibur agar informasi mengenai emas lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Asri Welas menyambut positif keterlibatannya dalam memperkenalkan konsep tersebut kepada masyarakat.
“Aku senang menjadi bagian dari perjalanan baru HALA sebagai Ceu Las, Role Model Kejelasan. Sebelum beli emas, kita bukan cuma lihat cantiknya, tapi juga perlu tahu kadar, kualitas, standar dan karakter perhiasan,” ujar Asri Welas.
Melalui program tersebut, ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali produk sebelum membeli, tanpa merasa harus menguasai seluruh pengetahuan tentang emas terlebih dahulu.
HALA ingin menjadikan gerainya sebagai tempat yang nyaman bagi konsumen untuk belajar dan memperoleh informasi, sehingga proses memilih perhiasan terasa lebih mudah dan meyakinkan.
Desain Butik Modern dan Ramah Generasi Muda
Dari sisi desain, gerai HALA di Summarecon Mall Bekasi 2 mengusung konsep butik modern dengan suasana fresh, playful, dan dekat dengan karakter generasi muda.
Perpaduan warna keemasan, kuning muda, dan biru pastel menciptakan tampilan yang cerah. Elemen dekoratif, bentuk display yang unik, cermin, serta pencahayaan hangat turut memperkuat karakter interior toko.
Konsep desainnya terinspirasi dari oasis di tengah gurun, yang menggambarkan tempat persinggahan menyegarkan di tengah kesibukan. Inspirasi tersebut diterjemahkan menjadi ruang belanja yang nyaman, terbuka, dan tidak terkesan kaku seperti citra toko emas konvensional.
Melalui suasana tersebut, pelanggan diharapkan merasa leluasa untuk mengeksplorasi koleksi, mencoba berbagai desain, serta berkonsultasi sebelum menentukan pilihan.
Pendekatan ini sekaligus memperlihatkan upaya HALA dalam memadukan fungsi perhiasan sebagai produk bernilai dengan perannya sebagai bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.
Dorong Belanja Emas yang Lebih Percaya Diri
Pembukaan gerai perdana di Summarecon Mall Bekasi 2 menjadi langkah awal HALA dalam memperkenalkan konsep belanja emas yang mengutamakan kenyamanan, gaya, dan transparansi.
Melalui kombinasi koleksi perhiasan yang beragam, desain toko modern, edukasi konsumen, serta informasi produk yang terbuka, HALA berupaya menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam identitas “Real Gold Confidence”, yang mendorong konsumen, terutama perempuan modern, agar lebih terinformasi dan percaya diri ketika memilih perhiasan.
Bagi HALA, membeli emas bukan sekadar memilih perhiasan yang menarik secara visual. Konsumen juga perlu memahami apa yang dibeli, mengetahui nilai produknya, serta memperoleh kejelasan mengenai layanan setelah transaksi.
Dengan pendekatan tersebut, HALA membawa pesan bahwa pengalaman berbelanja emas dapat berlangsung secara lebih santai, menyenangkan, dan transparan, tanpa mengesampingkan kualitas maupun kepercayaan konsumen. (ist/bp)








