BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Semangat persatuan dan persaudaraan tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga lewat aksi nyata dan kegiatan positif. Salah satunya melalui olahraga biliar yang menjadi ajang adu keterampilan, mengasah konsentrasi, sekaligus mempererat kebersamaan antargenerasi muda.
Semangat itulah yang dihadirkan Pemuda Batak Bersatu (PBB) melalui Kejuaraan Biliar 2026 bertema “Menjaga Semangat dan Meraih Prestasi Menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda.”
Kejuaraan yang diikuti 32 peserta tersebut berlangsung meriah, dengan pertandingan puncak sekaligus final digelar pada Sabtu (24/10/2026) di Kopi Dongan Sarasaji, Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Jalan Cipendawa Raya, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Lebih dari sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara, kejuaraan ini menjadi ruang bagi para pecinta biliar untuk menunjukkan kemampuan, membangun mental kompetitif, serta menanamkan nilai sportivitas dan persaudaraan.
Di atas meja biliar, setiap peserta dituntut memiliki ketelitian, konsentrasi, strategi, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan mampu menghargai lawan.
Pukulan Pembuka Simbol Semangat Kompetisi
Rangkaian kegiatan kejuaraan ditandai dengan pukulan pembuka atau break shot yang dilakukan Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Batak Bersatu, Alfredo Panjaitan.
Pukulan tersebut menjadi simbol dimulainya kompetisi sekaligus penanda bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat berprestasi.
Kehadiran jajaran pengurus pusat dalam kegiatan ini juga mencerminkan dukungan organisasi terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui aktivitas yang sehat, produktif, dan kompetitif.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Pemuda Batak Bersatu, Bernard Sihombing, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia mengajak keluarga besar PBB untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan prestasi.
“Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Batak Bersatu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Mari kita bersama-sama menjaga semangat, memperkuat persatuan, dan terus meraih prestasi menuju 100 tahun Sumpah Pemuda,” ujar Bernard.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental kompetitif, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan di tengah keberagaman.
Hadiah Jutaan Rupiah untuk Para Juara
Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyediakan hadiah uang tunai bagi para pemain yang berhasil menempati posisi terbaik.
Juara pertama atau Champion memperoleh hadiah sebesar Rp3 juta. Sementara itu, posisi Runner-up mendapatkan Rp1,5 juta, dan dua peserta yang mencapai babak Semi Finalist masing-masing memperoleh Rp750 ribu.
Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan dan perjuangan peserta selama mengikuti kompetisi.
Namun, nilai penting kejuaraan ini tidak semata-mata diukur dari hadiah yang diperebutkan, melainkan juga dari pengalaman bertanding, sikap saling menghormati, dan ikatan persaudaraan yang terbangun.
Dalam sebuah kompetisi, kemenangan memang menjadi tujuan. Akan tetapi, menjaga kejujuran, menghormati keputusan, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada merupakan bagian tak terpisahkan dari sportivitas.
Menyongsong 100 Tahun Sumpah Pemuda
Tema menuju 100 tahun Sumpah Pemuda menjadi pesan penting dalam penyelenggaraan Kejuaraan Biliar PBB 2026.
Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah persatuan bangsa Indonesia.
Semangat tersebut tetap relevan bagi generasi muda saat ini untuk menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.
Melalui kegiatan olahraga, Pemuda Batak Bersatu berupaya menghadirkan ruang perjumpaan yang mempertemukan para peserta dalam suasana kompetitif sekaligus penuh persaudaraan.
Kejuaraan ini sekaligus memperlihatkan bahwa organisasi kepemudaan dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang mendorong pengembangan sumber daya manusia, tidak hanya dalam kehidupan sosial, tetapi juga di bidang olahraga.
Harapannya, kegiatan serupa dapat terus menjadi pemantik lahirnya bibit-bibit atlet biliar potensial, memperluas ruang aktivitas positif bagi generasi muda, serta menumbuhkan budaya berkompetisi secara sehat.
Pada akhirnya, semangat menuju 100 tahun Sumpah Pemuda bukan sekadar tentang menghitung perjalanan waktu, melainkan bagaimana generasi muda meneruskan nilai persatuan melalui tindakan nyata.
Melalui Kejuaraan Biliar 2026, Pemuda Batak Bersatu membawa pesan bahwa persaudaraan, sportivitas, dan prestasi dapat berjalan beriringan. Dari sebuah meja biliar di Kota Bekasi, semangat kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Persatuan dijaga, persaudaraan diperkuat, sportivitas dijunjung, dan prestasi terus diraih.” (pede)






