Bergerak Ikut Demo di DPR, Mahasiswa Berpakaian Hitam Padati Stasiun Bekasi

oleh -1041 Dilihat
oleh
Sebanyak 250 mahasiswa Unisma Bekasi di depan kampus mereka sebelum bergerak ke DPR RI, Jakarta. Mahasiswa menuntut pembatalan sejumlah rancangan undang-undang yang tidak sesuai dengan semangat demokrasi. (ist)

BEKASI TIMUR, BEKASIPEDIA.com – Mahasiswa dari sejumlah kampus di Bekasi memadati Stasiun Bekasi di Jalan Juanda, Selasa, (24/9/2019). Mereka hendak bertolak ke Jakarta untuk ikut demo di DPR.

Berdasarkan pengamatan, mahasiswa mulai memadati Stasiun Bekasi sejak pukul 10.00 WIB. Mereka berasal kampus Bani Saleh dan Universitas Islam ’45 Bekasi. Hingga pukul 11.00 WIB, mahasiswa terus berdatangan.

Mahasiswa itu berangkat tanpa membawa sejumlah poster berisi kritik kepada pemerintah, penolakan revisi Undang-undang KPK, RUU KUHP, dan isu nasional lainnya. Seorang anggota polisi juga tampak mendata mahasiswa yang bertolak ke Jakarta.

“Kami memilih menggunakan kereta commuter karena aksesnya mudah,” kata Ari, mahasiswa dari Unisma Bekasi di Stasiun Bekasi, Selasa (24/9/2019).

Menurut Ari, mahasiswa yang berangkat dari Bekasi akan turun di Stasiun Palmerah, Jakarta Selatan. Dari sana, mereka akan melakukan long march sampai ke depan gedung DPR untuk bergabung dengan mahasiswa dari berbagai wilayah.

“Suara mahasiswa sudah bulat yaitu menolak revisi UU KPK, dan RUU KUHP dan menyatakan sikap dalam bentuk mosi tidak percaya kepada elit bangsa,” kata Ari. (*)