92 Pemuda Bekasi Antusias Ikuti Pelatihan Kewirausahaan: Dari Belajar Manajemen Keuangan hingga Inovasi Produk

oleh -109 Dilihat
oleh
Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Bekasi berkolaborasi bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pembinaan Kewirausahaan Pemuda 2025 yang berlangsung pada 29–30 November 2025 di Gedung Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (pede)

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Suasana Gedung Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi mendadak lebih hidup dari biasanya. Sejak pagi, Jumat (29/11/2025), para pemuda dari berbagai kecamatan memenuhi ruangan dengan semangat yang terpancar dari wajah-wajah mereka.

Tak sekadar hadir, mereka datang dengan satu tujuan: belajar, berkembang, dan membangun masa depan sebagai wirausahawan muda.

Sebanyak 92 peserta mengikuti kegiatan Pembinaan Kewirausahaan Pemuda 2025, hasil kolaborasi antara Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Bekasi dan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi.

Mengangkat tema “Memperkuat Sinergi dan Meningkatkan Kapasitas Wirausaha Muda Menuju Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera”, program ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah bertukar gagasan antar calon pelaku ekonomi kreatif.

Pemuda sebagai Mesin Ekonomi Baru
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Layanan Kepemudaan, Heru Pranoto, S.T, menegaskan bahwa pemuda tidak lagi hanya dipandang sebagai pencari pekerjaan semata—melainkan sebagai pencipta peluang.

“Kabupaten Bekasi membutuhkan generasi yang berani menciptakan kesempatan. Kami berharap pembinaan ini dapat memantik lahirnya bisnis-bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Heru.

Pandangan serupa juga disampaikan Sekretaris Disbudpora, Tina Karina Suciati Santoso, S.T., M.Si., yang menilai pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ekosistem wirausaha muda.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan ruang pembinaan dan fasilitasi agar pelaku usaha muda dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Tina kemudian secara resmi membuka acara, menandai dimulainya rangkaian pelatihan dua hari yang meliputi workshop, mentoring, diskusi bisnis, hingga sesi berbagi pengalaman.

Belajar dari Praktisi Lokal
Pelatihan hari pertama menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang usaha dan lembaga:

Abdul Yasin, S.Pd., M.MT (Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Bekasi) berbicara mengenai Manajemen Keuangan, salah satu fondasi terpenting dalam membangun bisnis berkelanjutan.

Imam Al Muharramain, S.Pd, pengusaha elektro muda asal Bekasi, memantik kreativitas melalui materi Inovasi Produk.

Farid Uqbah melanjutkan dengan topik Business Plan untuk membantu peserta membangun arah usaha yang lebih terukur dan strategis.

Dua pemateri lain, Mohammad Baedowy, S.E., M.M serta Hilman Fazri Rukmana, menutup sesi pelatihan hingga pukul 17.00 WIB.

Setiap sesi berlangsung interaktif. Peserta aktif bertanya, mencatat, dan berdiskusi—beberapa bahkan terlihat langsung menyesuaikan rencana bisnis mereka berdasarkan masukan pemateri.

Harapan Lahirnya Generasi Wirausahawan Tangguh
Melalui program ini, penyelenggara berharap bukan hanya menumbuhkan kemampuan teknis, tetapi juga keberanian, pola pikir kreatif, serta jaringan kolaborasi antar pemuda.

FKP Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan tahunan, melainkan langkah strategis menuju terbentuknya ekosistem wirausaha berbasis kolaborasi.

Jika harapan itu terwujud, maka di masa depan, Kabupaten Bekasi bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri—tetapi juga sebagai rumah bagi para pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing. (pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.