Cara Mengecat Tembok Rumah, Begini Langkah yang Wajib Diketahui

oleh -416 Dilihat
oleh

BEKASIPEDIA.com – Cara mengecat tembok rumah tidak bisa dilakukan sembarangan, apalagi bagi Anda yang merupakan kaum pemula.

Apabila ingin memiliki suasana rumah baru yang segar dan juga ceria, mengecat bagian tembok dapat Anda jadikan alternatif. Apalagi menyambut Lebaran sebentar lagi.

Tak perlu mengenakan jasa tukang, sebenarnya Anda dapat mengecat tembok rumah sendiri.

Selain tidak mengeluarkan biaya, Anda dapat menyesuaikan tebal dan tipisnya cat sesuai dengan selera. Sebelum mengecat rumah terdapat beberapa peralatan yang wajib disiapkan.

Selain itu, jangan lupa agar memilih cat tembok dengan kualitas yang baik agar hasilnya dapat menjadi maksimal dan sesuai dengan ekspetasi Anda.

Nah bagi Anda yang merupakan pemula, tak ada salahnya memahami beberapa cara mengecat tembok agar mendapatkan hasil yang indah dan tidak mengecewakan.

Berikut adalah cara mengecat tembok rumah yang perlu Anda pahami langkahnya, dirangkum dari berbagai sumber.

Persiapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai cara mengecat tembok rumah, Anda perlu mempersiapkan beberapa alat dan juga bahan yang diperlukan.

Mulai dari lakban, koran, tangga, dempul, kuas, amplas, kaleng air, roller, cat tembok, paint remover dan deterjen.

Jika tak ingin kerepotan dan membuang waktu cukup lama, maka Anda perlu menyiapkan segala alat dan juga bahan-bahan tersebut.

Perlu Anda pahami bahwa bahan-bahan beserta alat tidak selalu bergantung pada yang sudah disebutkan di atas. Anda dapat menambah ataupun menguranginya sesuai dengan kebutuhan dalam cara mengecat tembok rumah.

Membersihkan Tembok atau Dinding

Membersihkan tembok atau dinding menjadi salah satu dalam cara mengecat tembok.

Pasalnya, Anda harus memastikan kebersihan dinding dari debu-debu yang menempel karena apabila masih kotor, cat yang Anda oleskan tidak akan merata dan halus.

Maka, dapat dipastikan juga bahwa Anda kurang berhasil dalam memperindah dinding rumah.

Nah untuk itu, Anda perlu membersihkan tembok terlebih dahulu dengan menggunakan sapu, kemoceng atau vacum cleaner.

Apabila Anda mendapati beberapa noda atau becak yang besar, bersihkan dengan cara mencampurkan deterjen dan air kemudian usap tembok memakai spons dan diamkan sebentar hingga kering.

Anda juga bisa membersihkan bekas cat dinding yang sudah terkelupas dengan menggunakan amplas atau paint remover.

Tutup Bagian yang Tidak Dicat

Berikutnya, Anda perlu menutup beberapa bagian yang tidak ingin dicat. Contohnya seperti gagang pintu, bingkai jendela, tepi plafon dan beberapa bagian lainnya yang memang tidak diinginkan terkena cairan cat tembok. Anda bisa menutupinya dengan menggunakan tape ataupun lakban.

Bagi Anda yang memiliki beberapa barang yang terletak di sekitar tembok yang akan dicat, maka dapat menutupinya dengan memakai koran agar tak terkena cipratan.

Selain itu, koran juga dapat Anda gunakan untuk menutupi lantai agar terhindar dari cipratan cat. Setelah Anda mengecat tembok, segeralah untuk mencabut lakban atau tape.

Ratakan Tembok yang Retak

Cara mengecat tembok berikutnya adalah dengan meratakan bagian-bagian dinding yang sudah retak.

Hal tersebut bertujuan agar pada nantinya, Anda dapat mengecat tembok secara merata dan halus.

Anda bisa meratakan tembok yang sudah retak dengan menggunakan semen atau sedikit dempul.

Setelah mengering, Anda bisa menggosoknya dengan amplas guna menambah kehalusannya.

Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna

Sebelum mengoleskan cat pada tembok atau dinding, sangat disarankan agar Anda mengaduknya terlebih dahulu.

Hal tersebut bertujuan supaya cat tidak menggumpal sehingga dapat menghasilkan warna yang optimal.

Anda bisa mengaduk cat hingga tercampur sempurna selama kurang lebih lima menit. Campurkan cat dengan 10 persen air dari jumlah cat yang akan Anda gunakan agar warnanya optimal.

Jangan lupa untuk selalu memastikan bahwa campuran cat tidak dalam kondisi menggumpal, karena akan membuat hasil akhir cat Anda tidak maksimal.

Berikan Campuran Water Base atau Solvent

Selanjutnya, Anda dapat melapisi permukaan tembok yang akan dicat dengan menggunakan water base atau solvent. Jangan lupa untuk memilih water base yang berkualitas agar dapat membuat cat yang dioleskan lebih halus dan rata serta tak gampang mengelupas.

Berikan Warna Dasar

Kemudian Anda dapat memberikan warna cat dasar terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan cat dasar yang memiliki kandungan acrylic emulsion karena bahan ini mempunyai daya tahan terhadap garam alkali dan jamur.

Anda pun juga dapat mengoleskan cat dasar sebelum pengecatan dilakukan. Hal ini bertujuan agar hasil akhir menjadi lebih merata dan mengkilap.

Mulai Mengecat dengan Teknik Zig-Zag

Setelah melakukan serangkaian langkah di atas, barulah Anda dapat memulai kegiatan mengecat tembok.

Gunakan cara mengecat tembok dengan metode zig-zag dari atas menuju ke bawah, lakukan berulang kali sampai dinding tertutup rata.

Metode ini sekaligus bertujuan untuk membuat warna pada permukaan dinding rata.

Anda juga dapat menggunakan roller cat untuk membantu proses pengecatan pada permukaan dinding berukuran besar.

Namun, jika ingin menjangkau area yang sempit seperti sudut ruang, Anda membutuhkan kuas berukuran kecil. (ist/rus)

“Bagi Anda yang Ingin Renovasi atau Bangun Rumah, Butuh Tukang atau Arsitek Bisa WA ke 081510868686 dengan Pede Jasa Kontraktor”