Wow! Sepekan Jadi Zona Merah, Pemkot Bekasi Klaim Jumlah Pasien Covid Turun

oleh -882 Dilihat
oleh
Ilustrasi pasien Covid 19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit. (ist)

BEKASI SELATAN, BEKASIPEDIA.com – Pemerintah Kota Bekasi mengeklaim tren kasus Covid-19 di wilayahnya mengalami penurunan selama satu pekan terakhir. Padahal, sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan Kota Bekasi sebagai satu-satunya wilayah zona merah di Jawa Barat.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menuturkan, saat ini jumlah kasus kumulatif di wilayahnya mencapai 7.325 kasus. Namun, angka kesembuhannya sebesar 93 persen.

“Kalau melihat sekarang angka kematian 2 persen. Turun. Total konfirmasi 7.325 kasus per hari ini. Ini bukan ukuran tidak berhasil. Harusnya semakin banyak yang diketemukan semakin berhasil atau semakin masif,” kata Pepen, sapaan akrabnya di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (9/11/2020) seperti dilansir dari republika.co.id.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, secara jumlah memang angka kasus Covid-19 di Kota Bekasi bertambah namun secara tren mengalami penurunan. Per Senin (9/11/2020), angka kasus bertambah sebanyak 67 kasus.

Menurut Pepen, angka penularan sudah relatif lebih rendah. “Jangan lihat 7.000-nya tapi lihat dari 2,4 juta penduduk. Keberhasilannya 92 persen angka kesembuhannya. Dua persen angka kematiannya. Secara epidemiologisnya, reproduksinya juga rendah dong,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan Pepen, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 6.739 orang. Sementara jumlah kasus aktif yang menjalani perawatan di fasilitas isolasi dan isolasi mandiri ada sebanyak 393 orang.

“Nah yang sehatnya 6.700 sekian. Yang dirawat pelayanan kesehatan dan isolasi ada 393 meninggalnya 143. Angka kesembuhannya 93 persen. Angka kematiannya dua persen. Pasien aktif 5,2 persen,” ujarnya. (rus)

“Bagi Anda yang ingin membuat video branding sekaligus diendorsement di Youtube Channel BEKASIPEDIA TV bisa hubungi WA: 0815-1086-8686 dengan Bang Pede”

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Wl1bpHiaofY[/embedyt]