Vaper di Bekasi Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif Narkoba

oleh -
oleh
Vape atau rokok elektrik. pixabay/ist

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Sejumlah konsumen rokok elektronik yang tergabung dalam komunitas Therion DNA Indonesia menjalani tes urine sukarela untuk membuktikan penggunaan produk tembakau alternatif legal tidak terkait dengan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam acara “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” di Bekasi, Jawa Barat belum lama ini yang diikuti lebih dari 50 pengguna vape.

Konselor Adiksi Badan Narkotika Kabupaten Bekasi Linda dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/5/2026), mengatakan seluruh peserta dinyatakan negatif dari berbagai golongan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

“Berdasarkan tes urine yang telah kita lakukan kepada 50 member, didapatkan hasil seluruh peserta negatif dan tidak ditemukan tanda penggunaan NAPZA,” kata Linda seperti dilansir pada Kamis (21/5/2026).

Ia mengapresiasi inisiatif komunitas vape tersebut karena dinilai mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Linda, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada indikasi penyalahgunaan zat terlarang pada peserta yang menggunakan produk vape legal.

Sementara itu, Ketua Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK) Garindra Kartasasmita menilai kegiatan itu penting untuk meluruskan persepsi publik terhadap produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik.

“Sebanyak 50 orang dites urine dan semua hasilnya negatif. Informasi yang beredar harus benar, bahwa produk ini bukan narkoba,” ujar Garindra.

Ia mengatakan edukasi mengenai produk tembakau alternatif perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak menyamaratakan antara produk legal berpita cukai dengan produk ilegal yang mengandung zat terlarang.

Menurut dia, produk tembakau alternatif seperti vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok konvensional berdasarkan sejumlah kajian ilmiah.

Ketua pelaksana kegiatan sekaligus pengguna vape, Enggar Dwi Pambudi mengatakan komunitas vape mendukung pengawasan ketat agar produk tembakau alternatif tidak disalahgunakan.

“Produk ilegal yang mengandung narkoba pasti bukan produk legal yang berpita cukai. Kami mendukung pengawasan ketat agar produk tembakau alternatif tidak disalahgunakan atau dicampur dengan zat terlarang,” kata Enggar. (ist/ant)