Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah Gelar UKT dan Performance, Semangat Penari Muda Makin Tumbuh

oleh -
oleh
Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Performance Angkatan 3 Tahun 2026 Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/9/2026). (supri)

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Performance Angkatan 3 Tahun 2026 Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/9/2026).

Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta didik mulai bersiap menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung yang digelar di depan Kantor Pemasaran Perumahan Mutiara Bekasi Jaya 2.

Bagi para penari muda, kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan. UKT menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan mereka setelah menjalani proses latihan selama enam bulan.

Owner sekaligus pelatih Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah, Nuri Suryanti, S.Pd., Gr.MS., mengatakan UKT tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan bakat dan kemampuan peserta didik selama mengikuti pembelajaran.

“Ujian kenaikan tingkat ini sudah yang ketiga. Tujuannya untuk mengevaluasi bakat dan kemampuan menari anak-anak yang sudah berjalan selama enam bulan. Dari evaluasi ini kita bisa melihat progres dan peningkatan mereka,” ujar Nuri.

Menurut Nuri, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta dalam melakukan gerakan tari.

Sejumlah aspek turut menjadi perhatian, mulai dari wiraga, wirama, wirasa hingga kedisiplinan dalam mengikuti latihan.

Materi yang telah diberikan selama enam bulan kemudian dievaluasi dan ditampilkan dalam satu rangkaian pertunjukan.

“Materi yang sudah diberikan selama enam bulan dievaluasi, mulai dari wiraga, wirama, wirasa, dan kedisiplinan dalam latihan. Semuanya diakumulasikan dan kemudian ditampilkan dalam satu paket di atas panggung,” jelasnya.

Bukan Sekadar Lama Bergabung

Nuri menjelaskan, peserta didik yang ingin mengikuti UKT setidaknya telah mengikuti pembelajaran selama enam bulan secara rutin. Namun, masa bergabung dengan sanggar bukan menjadi satu-satunya ukuran.

Kedisiplinan mengikuti latihan menjadi faktor penting karena kemampuan menari berkembang melalui proses latihan yang konsisten.

“Minimal enam bulan sudah mengikuti materi yang disampaikan secara rutin. Jangan sampai sudah enam bulan, tetapi tidak rajin latihan, karena materi dan teknik yang didapat tentu tidak akan maksimal,” katanya.

Sanggar Tari Sekar Arum juga menerapkan standar penilaian berdasarkan tingkatan peserta. Peserta yang berada di tingkat pemula atau dasar akan mendapatkan materi dan standar evaluasi yang berbeda dengan peserta pada tingkat berikutnya.

Setelah menyelesaikan pembelajaran selama enam bulan dan memenuhi standar evaluasi, peserta dapat melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

“Di Sanggar Tari Sekar Arum ada tingkat pemula atau tingkat dasar. Setelah mengikuti pembelajaran selama enam bulan, mereka bisa mengikuti ujian kenaikan tingkat untuk naik ke tingkat selanjutnya. Jadi, materi dan standar penilaiannya tentu berbeda di setiap tingkat,” terang Nuri.

Kepercayaan Diri Penari Muda Semakin Tumbuh

Selain kemampuan teknik, perkembangan lain yang terlihat dalam pelaksanaan UKT dan performance tahun ini adalah meningkatnya antusiasme serta kepercayaan diri para peserta didik.

Nuri menilai, dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, anak-anak kini terlihat lebih berani dan siap ketika harus tampil di hadapan penonton.

“Alhamdulillah, dari awal sampai sekarang, pada ujian kenaikan tingkat yang ketiga ini progresnya semakin baik. Antusiasme anak-anak semakin banyak. Mereka mengikuti UKT dan performance dengan jauh lebih baik, dan kepercayaan dirinya juga semakin bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi hasil dari proses latihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Semangat peserta didik untuk berlatih menjadi salah satu modal penting dalam meningkatkan kemampuan mereka.

Bagi sanggar, panggung performance juga menjadi ruang pembelajaran tersendiri. Anak-anak tidak hanya dituntut mampu menguasai gerakan, tetapi juga belajar tampil percaya diri, menjaga konsentrasi dan menerapkan teknik yang telah dipelajari.

Berharap Sanggar Semakin Berkembang

Ke depan, Nuri berharap para peserta didik semakin rajin dan konsisten mengikuti latihan. Materi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan dengan teknik yang benar.

“Harapan saya, anak-anak harus lebih rajin lagi, lebih semangat, dan latihan secara rutin. Materi yang diberikan juga harus diterima dan diterapkan sesuai dengan tekniknya,” tuturnya.

Ia juga berharap Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah terus berkembang dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah sekaligus menyalurkan bakat mereka di bidang seni tari.

“Harapan besarnya, semoga Sanggar Sekar Arum ini semakin berkembang dan semakin harum, sesuai dengan target anak-anak yang ingin dicapai,” pungkas Nuri.

Pelaksanaan UKT dan Performance Angkatan 3 Tahun 2026 akhirnya bukan hanya menjadi ajang menentukan kenaikan tingkat.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan para penari muda untuk mengukur kemampuan, membangun kepercayaan diri dan menikmati proses belajar seni tari.

Dari gerakan yang terus dilatih hingga keberanian berdiri di atas panggung, setiap penampilan menjadi catatan perkembangan sekaligus motivasi bagi peserta didik Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah untuk terus berkarya dan ikut melestarikan seni tari di tengah generasi muda. (pri/pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.