Ribuan Pelajar Kota Bekasi Matangkan Tari Ronggeng Menor Sambut Puncak HUT RI ke-81 dalam PNBK Jilid 3

oleh -
oleh

BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai menggema di Kota Bekasi. Ribuan pelajar dari berbagai penjuru kota tampak larut dalam irama musik tradisional, menggerakkan langkah demi langkah Tari Ronggeng Menor dengan penuh semangat. Pemandangan itu menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Bekasi siap mempersembahkan penampilan terbaik dalam ajang Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid 3.

Sebanyak 2.000 siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga berbagai sanggar seni mengikuti pelatihan yang digelar di SMPN 2 Kota Bekasi, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju puncak perayaan HUT RI ke-81 yang akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pelatihan yang berkolaborasi dengan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Gema Nusa Patriot, dan Forum Sanggar Kota Bekasi itu berlangsung penuh antusias. Gerakan yang semakin kompak dan irama yang menyatu menunjukkan keseriusan para peserta dalam menampilkan salah satu tarian khas yang akan menjadi daya tarik utama pada PNBK Jilid 3.

Ajang budaya tahunan ini tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga panggung besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui kolaborasi ribuan elemen komunitas dan masyarakat Kota Bekasi.

Ketua DK3B yang sekaligus Floor Director PNBK Jilid 3 ini, Alamsyah Pradja, mengatakan persiapan penyelenggaraan PNBK Jilid 3 kini telah mencapai sekitar 90 persen. Menurutnya, pagelaran tahun ini akan melibatkan sekitar 4.269 peserta dari berbagai komunitas Kesenian dan Kebudayaan serta unsur masyarakat.

“Persiapan sudah matang. Ini merupakan pelatihan gabungan untuk menyamakan irama seluruh peserta untuk Tari Ronggeng Menor,” tandas Alamsyah.

Ia menegaskan, PNBK bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas Kota Bekasi sebagai kota yang dihuni masyarakat dari beragam latar belakang budaya.

“Berbagai baju adat dan tarian tradisional dari seluruh Indonesia bakal ditampilkan di PNBK Jilid 3, karena Kota Bekasi merupakan miniatur Indonesia. Semua suku ada dan hidup berdampingan di Kota Bekasi,” ungkap Alamsyah.

Menurutnya, setiap gerakan Tari Ronggeng Menor yang dipelajari para pelajar mengandung pesan persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.

Melalui panggung PNBK, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penampil, tetapi juga penerus yang menjaga kelestarian seni tradisional.

Sementara itu, Kabag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jamaludin, menjelaskan bahwa persiapan para peserta telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Masing-masing sekolah telah menggelar latihan secara mandiri sebelum mengikuti latihan gabungan.

“Ada 162 sekolah yang terlibat di puncak acara PNBK Jilid 3 ini. Jadi seluruh peserta, baik dari sekolah maupun komunitas forum sanggar, berkolaborasi untuk menyukseskan dan memeriahkan PNBK Jilid 3,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Alamsyah Pradja menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PNBK Jilid 3, mulai dari panitia, para pengisi acara, Pemerintah Kota Bekasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Dinas Pendidikan Kota Bekasi, hingga seluruh organisasi perangkat daerah yang terlibat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan. Semoga PNBK Jilid 3 dapat berjalan lancar, sukses, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bekasi dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya. (pede)