BEKASIPEDIA.com, MEDAN SATRIA – Pelaku tabrak lari Muhammad Noval Rahman (25), anak anak anggota DPRD Bekasi Arif Rahman Hakim, belum teridentifikasi.
Polisi mengaku pelacakan pelaku tabrak lari terkendala karena pelat nomor kendaraan belum teridentifikasi.
“Belum teridentifikasi karena nopol kendaraannya belum bisa terlacak,” ujar Kanit Gakkum Satlanas Polres Metro Bekasi Kota AKP Sahari pada Rabu (16/11/2022).
Sementara ini polisi baru mendapatkan informasi terkait mobil yang digunakan oleh pelaku. Sementara pelat nomor kendaraan belum diketahui.
“Tidak ada (nopol kendaraan), hanya jenis mobil tipenya. Untuk pelat nomornya belum ada. Dari saksi belum menyebutkan nomor sekian-sekian begitu,” lanjutnya.
Video viral yang menunjukkan detik-detik peristiwa tabrak lari anak anggota DPRD Kota Bekasi juga belum bisa memberikan petunjuk terang. Di sisi lain, polisi masih menelusuri CCTV di sekitar lokasi.
“Belum ada (CCTV). Makanya kita mencari pendukung alat bukti dan pendukung lainnya, belum ketemu,” paparnya.
“(Pengecekan CCTV) baru kita mengajukan permohonan, ruko-ruko yang berada di sepanjang, sebelum dan sesudah TKP baru kita mintai,” tambahnya.
Pemeriksaan Saksi-saksi
Untuk saat ini, polisi mengaku telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Termasuk pembonceng korban.
Selain itu, polisi akan memeriksa petugas sekuriti di lokasi kejadian.
Menurut Sahari, sekuriti tersebut sempat mengetahui kejadian awal yang memicu peristiwa tabrak lari.
Polisi juga berencana memeriksa sekuriti di sekitar lokasi. Sekuriti tersebut diperiksa pada Selasa (15/11/2022).
“Nanti lihat hasil pemeriksaannya,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim, yang juga ayahanda Noval, berharap polisi mengusut tuntas kasus tabrak lari tersebut.
Arif Rahman meminta polisi segera menangkap pelaku.
“Saya berharap pelakunya segera ditangkap. Saya minta kepada Polres Bekasi Kota segeralah untuk mengejar pelaku,” kata Arif.
Arif mulanya mengira kecelakaan yang menimpa putranya tidak terlalu parah. Namun, setelah melihat video yang beredar, dia menyadari bahwa tabrak lari yang menimpa anaknya tersebut mengerikan.
“Karena ini sebelum saya lihat videonya berpikir kecelakaannya nggak seseram itu. Setelah saya dapat video dari orang lain, saya baru tahu kalau kecelakaannya begitu. Masih beruntunglah anak saya masih bisa bangun, walaupun lukanya cukup lumayan,” jelasnya.
Bukan hanya putranya, adiknya juga menjadi korban tabrak lari tersebut. Saat itu adiknya tengah membonceng sepeda motor putranya tersebut.
“Adik saya juga kan gitu. Ada adik saya juga cewek yang ikut luka-luka,” jelasnya. (dtc/rus)