BEKASIPEDIA.com | KARAWANG – Polda Jawa Barat menerjunkan 26 ribu personel untuk mengawal pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 di berbagai titik krusial.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo kepada pers di rest area KM 57 Tol Cikampek, Karawang, mengatakan, puluhan ribu personel itu tersebar ke 332 posko yang ditelah disiapkan, termasuk di sejumlah tol.
“Secara umum dari sisi personel ada 26 ribu personel yang dilibatkan. Kemudian 332 Pospam (posko pengamanan), Posyan (posko pelayanan) dan posko terpadu juga sudah dipersiapkan,” katanya seperti dikutip pada Minggu (15/3/2026).
Dari ratusan posko itu, Dedi menyoroti adanya posko tematik sebagai inovasi Polda Jabar dalam melayani para pemudik.
“Pos Tematik ini betul-betul mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Di situ disiapkan takjil, disiapkan makanan dan minuman,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan posko itu memberi ruang bagi pemudik yang hendak beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kemudian yang lebih tematik lagi juga ada Posyan Masjid. Nah, Posyan Masjid juga disiapkan oleh Pak Kapolda Jabar di seluruh baik ruas arteri maupun di ruas-ruas yang dilalui oleh masyarakat,” tutur Dedi.
Selain itu, kata dia, Polda Jabar juga telah menyiapkan tim pengurai untuk memecah kemacetan lalu lintas padat. Tim ini akan bergerak cepat ke titik padat yang terpantau kamera pengawas (CCTV).
“Ada juga tim patroli senyum. Patroli senyum itu ada gabungan antara Polwan dengan Wanita TNI untuk bisa bagi-bagi takjil, air minum, snack (makanan ringan) kepada masyarakat yang ada di rest area,” ujarnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak beristirahat di bahu-bahu jalan, lantaran berisiko bagi keselamatan.
“Apabila rest area penuh, tolong ditaati apa yang menjadi imbauan daripada petugas. Ya, tidak istirahat di bahu-bahu jalan karena di bahu-bahu jalan tol ini memiliki tingkat risiko cukup tinggi,” kata dia.
Sebelumnya, berdasarkan pemantauan lewat udara Wakapolri, arus lalu lintas keluar Jakarta pada hari kedua Operasi Ketupat 2026 terpantau berjalan lancar.
“Secara umum, saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar dan meskipun sudah ada peningkatan, tetapi dalam kategori masih sangat lancar,” katanya saat ditemui di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2026).
Selain lalu lintas, Dedi mengungkapkan bahwa situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) juga kondusif.
“Secara umum situasi Kamtibmas juga dalam kondisi yang sangat kondusif. Arus lalu lintas meskipun sudah ada peningkatan juga masih dalam kategori semuanya bisa dikendalikan dengan sangat baik,” ucapnya.
Usai memantau lalu lintas lewat udara, Wakapolri meninjau kesiapan infrastruktur teknologi di Command Center KM 29. Dengan teknologi yang ada di pusat kendali tersebut, dapat diketahui kondisi terkini kondisi jalan tol.
Ia mengatakan dari pantauan pada beberapa ruas tol sampai dengan Cikampek, sampai dengan Cirebon, sampai dengan perbatasan Jawa Tengah di Tol Kalikangkung, serta sampai masuk ke exit Jawa Timur, Ngawi, kondisi lalu lintas terpantau sangat lancar.
“Kita lihat juga tol yang mengarah ke Merak juga dalam kondisi yang sangat lancar. Di Merak sudah di exit Cilegon, sudah dilakukan upaya-upaya pengalihan khususnya kendaraan sumbu tiga, dikeluarkan ke luar jalan tol, yaitu ke jalur arteri,” ucapnya. (jek/ant)







