BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat jumlah penumpang kereta api di Stasiun Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek pada semester I 2026 mencapai 2.267.510 orang, atau tumbuh 10,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyebutkan jumlah tersebut terdiri dari 1.148.248 penumpang berangkat dan 1.119.262 penumpang tiba, sementara pada semester I 2025 tercatat total 2.047.033 penumpang.
“Pertumbuhan volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota,” kata Franoto dalam keterangan di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Dia mengatakan di Stasiun Bekasi, jumlah penumpang berangkat meningkat 11 persen, yakni dari 652.836 menjadi 724.582 penumpang. Sementara volume kedatangan naik 10,6 persen, yaitu dari 634.967 menjadi 702.430 penumpang.
“Secara keseluruhan, pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi mencapai 1.427.012 orang, tumbuh 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Franoto.
Sementara itu, Stasiun Cikarang mencatat 223.539 penumpang berangkat dan 207.601 penumpang tiba pada Semester I 2026. Secara keseluruhan, mobilitas penumpang di Stasiun Cikarang mencapai 431.140 orang, atau tumbuh 3,7 persen dibandingkan Semester I 2025.
Di Stasiun Karawang, volume keberangkatan meningkat 28,1 persen, yakni dari 79.082 menjadi 101.324 penumpang. Sementara volume kedatangan naik 27,5 persen, yaitu dari 81.119 menjadi 103.399 penumpang. Secara keseluruhan, mobilitas penumpang di Stasiun Karawang mencapai 204.723 orang, atau tumbuh 27,8 persen.
Kemudian di Stasiun Cikampek, tercatat 98.803 penumpang berangkat dan 105.832 penumpang tiba, dengan total mobilitas penumpang mencapai 204.635 orang, atau tumbuh 11,7 persen dibandingkan Semester I 2025.
Franoto menjelaskan tren pertumbuhan di setiap stasiun itu menunjukkan peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api, baik untuk perjalanan menuju Jakarta maupun perjalanan ke berbagai kota tujuan lainnya.
“Karakter pertumbuhan di masing-masing wilayah berbeda, namun secara keseluruhan trennya positif. KAI Daop 1 Jakarta terus menyesuaikan pelayanan dan fasilitas agar peningkatan mobilitas masyarakat dapat dilayani dengan aman, nyaman, dan optimal,” tutur Franoto.
Selain itu, dia mengungkapkan KAI Daop 1 Jakarta juga terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan pelanggan, kesiapan operasional, fasilitas stasiun, serta aspek keselamatan untuk mengimbangi pertumbuhan jumlah pengguna kereta api di wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. (ist/ant)







