Mantan Politisi Gerindra DKI Mohammad Taufik Dipastikan Wafat Sudah Sakit Lama

oleh -604 Dilihat
oleh
Anggota DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (3/5/2023) sekitar 21.40 WIB. (ist)

BEKASIPEDIA.com, JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (3/5/2023) sekitar 21.40 WIB. Hal itu dibenarkan kerabat dekat Taufik, Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network (JMN) Ahmad Sulhi.

Saat dihubungi, Sulhi menjelaskan Taufik meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Siloam Semanggi, Jakarta Selatan.

Kondisi kesehatan Taufik sempat menurun pada sore harinya, hingga akhirnya dinyatakan wafat pada malam hari.

“Iya betul Pak Taufik meninggal di RS Siloam Semanggi jam 21.40 WIB, kondisinya sempat kritis pas jam 5an sore,” ujar Sulhi saat dikonfirmasi pada Rabu (3/5/2023) malam.

Sulhi mengatakan, selama setahun terakhir Taufik memang rutin menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Singapura atas penyakit yang dideritanya. Beberapa bulan terakhir, Taufik kembali ke Indonesia untuk menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta.

“Setahu saya beliau sakit kanker tulang dan memang sudah menjalani pengobatan di Singapura,” imbuhnya.

Sulhi mengaku, belum sempat menjenguk Taufik saat menjalani pengobatan di RS Siloam maupun RS Singapura.

Padahal dia sudah membuat janji dengan anak Taufik untuk menjenguknya di rumah sakit.

“Pas berobat di Singapura, saya belum sempat jenguk karena waktunya nggak pas, belum dibolehin oleh dokter. Nah rencana Jumat (5/3/2023) saya sudah janjian sama anaknya untuk ketemu,” ucapnya.

Kata dia, jenazah akan dibawa ke rumah duka di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Saat ini pihak keluarga sudah berada di rumah sakit untuk memproses kepulangan jenazah Taufik ke kediamannya.

“Rencana jenazah mau dibawa ke Cipayung oleh keluarga. Ini saya berencana mau ke sana,” imbuhnya.

Diketahui, Taufik merupakan mantan politisi kawakan dari Partai Gerindra. Sebelumnya Taufik pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari tahun 2019-2022.

Pada 2 Juni 2022, posisi Taufik digantikan oleh koleganya Rani Mauliani. Pergantian Taufik di kursi pimpinan DPRD DKI Jakarta disebut-sebut karena pernyataannya mendukung Anies Baswedan sebagai kandidat capres potensial untuk Pilpres 2024 mendatang.

Sementara elit Partai Gerindra tetap keukeuh mendukung Prabowo Subianto sebagai kandidat tunggal capres 2024 nanti. Karena polemik itulah, Majelis Kehormatan Partai (MKP) kemudian meminta klarifikasi Taufik, hingga akhirnya mengeluarkam rekomendasi untuk memecatnya dari kader Gerindra pada Selasa, 7 Juni 2022 lalu.

Di Partai Gerindra, Taufik mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, hingga akhirnya diganti oleh Ahmad Riza Patria.

Di bawah komandonya, perolehan kursi Gerindra di DPRD DKI Jakarta terus naik dari enam kursi pada Pileg 2009 menjadi 15 kursi pada 2014, kemudian dan 19 kursi pada 2019. (dra)