BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Gerakan tari yang ditampilkan para peserta didik Sanggar Tari Sekar Arum Cibarusah di atas panggung bukan sekadar pertunjukan. Di balik setiap gerakan, terdapat proses latihan, pembinaan, sekaligus upaya menumbuhkan keberanian dan kreativitas anak-anak melalui seni.
Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Performance Angkatan 3 Tahun 2026 Sanggar Tari Sekar Arum, yang digelar di wilayah Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Wibawamulya, H. Firman Ruly Zaelani, S.H. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan seni yang melibatkan anak-anak dan generasi muda di wilayahnya.
Firman memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sanggar Tari Sekar Arum yang dinilainya mampu menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
“Luar biasa, sangat luar biasa. Saya pribadi mengapresiasi seni ini. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi contoh bagi masyarakat bahwa menampilkan kemampuan anak tidak harus hanya untuk eksis, tetapi juga sebagai sarana mengembangkan potensi anak melalui seni,” ujar Firman.
Menurutnya, perkembangan anak tidak hanya ditentukan dari pendidikan formal. Kegiatan seni juga dapat menjadi bagian penting dalam membentuk keberanian, kreativitas, disiplin, serta kemampuan anak dalam mengekspresikan diri.
Karena itu, keberadaan sanggar seni dinilai dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang tua dalam mengarahkan minat dan bakat anak ke kegiatan yang positif.
Sanggar Jadi Ruang Ekspresi Anak
Firman menilai Sanggar Tari Sekar Arum perlu semakin dikenal masyarakat. Sanggar tidak hanya menjadi tempat anak-anak belajar teknik menari, tetapi juga ruang untuk menyalurkan minat, bakat, ekspresi dan kreativitas.
“Ini penting. Sanggar Tari Sekar Arum adalah wadah yang harus diketahui masyarakat bahwa inilah tempat yang baik untuk penyaluran seni. Dengan perkembangan zaman seperti sekarang, anak-anak harus diarahkan dan disalurkan ke kegiatan-kegiatan yang positif agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif,” katanya.
Menurutnya, lingkungan yang mendukung aktivitas positif menjadi semakin penting di tengah perkembangan pergaulan anak-anak dan remaja. Dengan tersedianya ruang kreativitas, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Karena itu, ia berharap masyarakat, khususnya para orang tua, dapat ikut mendukung keberadaan sanggar dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Pesan saya kepada ibu-ibu dan bapak-bapak yang memasukkan anaknya di sanggar, tetap optimis dan selalu memberikan support. Mudah-mudahan hasilnya semakin baik dan anak-anak bisa terus berkembang,” tuturnya.
Berharap Lahir Talenta hingga Tingkat Nasional
Lebih jauh, Firman berharap perkembangan seni dan budaya di Desa Wibawamulya serta Kecamatan Cibarusah dapat terus mengalami kemajuan.
Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat perlu menyediakan ruang yang cukup bagi generasi muda untuk menyalurkan aspirasi, kreativitas dan ekspresi mereka.
“Harapan saya sangat banyak. Salah satunya adalah tersedianya tempat untuk penyaluran aspirasi dan ekspresi anak-anak. Di tengah pergaulan yang semakin bebas sekarang, kalau anak-anak disiapkan dengan penyaluran yang positif, maka mereka akan terhindar dari hal-hal yang negatif,” jelasnya.
Ia melihat Sanggar Tari Sekar Arum sebagai salah satu wadah positif yang patut terus dimanfaatkan dan dikembangkan.
Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan tidak berhenti pada kemampuan tampil di atas panggung, tetapi dapat menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan Sanggar Tari Sekar Arum bisa semakin berkembang. Saya berharap suatu saat ada peserta didiknya yang mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dan mengharumkan nama daerah, bahkan sampai ke tingkat nasional,” pungkasnya.
Pelaksanaan UKT dan Performance Angkatan 3 Tahun 2026 pun menjadi gambaran bahwa seni dapat memiliki peran lebih luas dalam perjalanan tumbuh kembang anak.
Panggung bukan hanya tempat menunjukkan hasil latihan, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk berani tampil, bekerja keras, disiplin dan menghargai proses.
Dengan dukungan pemerintah desa, pengelola sanggar, orang tua dan masyarakat, keberadaan Sanggar Tari Sekar Arum diharapkan terus berkembang menjadi ruang kreativitas sekaligus tempat lahirnya generasi muda Cibarusah yang berprestasi dan mencintai seni budaya daerah. (pri/pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.








