BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan di lingkungan Kantor Wali Kota Bekasi menyampaikan sejumlah masukan terkait keterbukaan informasi dan pelayanan kepada awak media.
Masukan tersebut disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Bekasi, Widy Tiawarman, pada Senin (28/9/2026).
Pertemuan itu menjadi ruang bagi para jurnalis untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan perbaikan. Di antaranya menyangkut keterbukaan jadwal kegiatan Wali Kota Bekasi, akses wartawan terhadap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta keberadaan dan pemanfaatan fasilitas press room di lingkungan Pemkot Bekasi.
Para wartawan menilai, keterbukaan informasi mengenai agenda pimpinan menjadi bagian penting dalam mendukung kerja jurnalistik. Informasi yang disampaikan melalui rilis resmi pemerintah dinilai belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan perspektif sebuah kegiatan.
Menurut mereka, kehadiran wartawan secara langsung di lokasi kegiatan memungkinkan proses konfirmasi dan penggalian informasi dari berbagai pihak, termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, pimpinan OPD maupun masyarakat yang menerima program pemerintah.
“Kalau rilis kan hanya dari persepsi Pemkot saja. Tapi kalau wartawan turun langsung, kami bisa melihat dari berbagai sudut pandang dan melakukan wawancara dua arah,” ujar salah seorang wartawan saat menyampaikan aspirasinya.
Soroti Keberadaan Press Room
Selain persoalan akses informasi, kondisi fasilitas bagi wartawan di lingkungan Balai Kota Bekasi juga menjadi perhatian.
Para jurnalis menyayangkan belum maksimalnya pemanfaatan press room yang sebelumnya menjadi salah satu fasilitas pendukung aktivitas peliputan wartawan di lingkungan Pemkot Bekasi.
Kondisi tersebut, menurut mereka, membuat wartawan yang melakukan peliputan di lingkungan Pemkot Bekasi kerap berkumpul di area terbuka.
“Seolah-olah publik menilai Pemkot Bekasi mengasingkan wartawan, karena selama ini kami sering berkumpul di bawah pohon,” kata wartawan lainnya.
Pokja Wartawan berharap keberadaan ruang kerja bersama bagi jurnalis dapat kembali difungsikan secara layak.
Fasilitas tersebut dinilai bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga dapat menjadi ruang komunikasi dan koordinasi antara wartawan dengan jajaran Pemkot Bekasi.
Prokopim Terima Masukan Wartawan
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kabag Prokopim Setda Kota Bekasi Widy Tiawarman menyambut baik kritik dan kontrol sosial yang disampaikan para jurnalis.
Widy mengatakan, Prokopim pada prinsipnya terbuka terhadap masukan wartawan serta mengapresiasi peran media dalam mengawal jalannya pemerintahan hingga ke tingkat masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik teman-teman Pokja yang mengawal transparansi dan pemberitaan.Terkait jadwal dan integrasi informasi, nanti kami akan jembatani dan koordinasikan dengan Dinas Kominfo agar rekan-rekan wartawan bisa terhubung satu pintu melalui grup komunikasi yang lebih solid,” jelas Widy.
Menurutnya, komunikasi yang lebih terintegrasi diharapkan dapat mempermudah wartawan memperoleh informasi mengenai agenda dan kegiatan Pemkot Bekasi.
Terkait kebebasan media dalam menentukan sudut pandang pemberitaan, Widy menegaskan bahwa Pemkot Bekasi menghormati profesionalisme dan independensi wartawan.
Rilis resmi pemerintah, kata dia, diberikan sebagai koridor informasi mengenai program dan kegiatan Pemkot.
Sementara penggalian informasi, konfirmasi serta sudut pandang lain tetap menjadi bagian dari kerja jurnalistik dan independensi masing-masing media.
Adapun terkait keberadaan dan fasilitas press room, Widy menyatakan akan menindaklanjutinya dengan pihak terkait.
“Soal press room, nanti akan saya bicarakan lagi lebih lanjut dengan teman-teman wartawan. Secepatnya akan kita fasilitasi,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Pemkot Bekasi dan insan pers.
Bagi wartawan, akses informasi yang terbuka serta fasilitas peliputan yang memadai menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh informasi pemerintahan secara lebih beragam, berimbang dan dapat dikonfirmasi langsung. (ist/bp)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.






