BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Malam Ramadan di Kota Bekasi terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah lantunan ayat suci dan derap langkah jamaah yang memenuhi saf, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memulai rangkaian Tarawih Keliling (Tarling) 1447 Hijriah dengan hadir langsung di Masjid Al Muhajirin, Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Patriot itu bukan sekadar menjalankan agenda rutin. Tarling perdana ini menjadi ruang temu yang akrab antara pemerintah dan warga—sebuah momentum untuk menyapa, mendengar, sekaligus menyampaikan arah pembangunan yang sedang digarap.
Dalam sambutannya, Tri menyinggung salah satu isu yang belakangan paling dirasakan masyarakat: kemacetan di lintasan I Gusti Ngurah Rai.
Ia memahami keluhan warga yang harus berjibaku dengan antrean kendaraan setiap hari. Namun, menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari proses perbaikan jalan yang sedang berjalan.
“Memang saat ini terjadi kemacetan cukup signifikan dari hari ke hari, namun ini adalah bagian dari penanganan jangka panjang. Jalur tersebut merupakan lintasan aktif yang akan digunakan saat arus mudik, sehingga perlu kita pastikan kondisinya baik dan aman,” ujarnya seperti rilis yang dilayangkan pada Selasa (24/2/2026) ini.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Tri, tidak hanya fokus pada perbaikan badan jalan. Secara bertahap, tujuh titik lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan dipasang di kawasan tersebut.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan kenyamanan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
Di sela kegiatan Tarling, Tri juga mengapresiasi tingginya solidaritas sosial warga Bekasi. Melalui gerakan sodaqoh dan infaq, masyarakat berhasil menghimpun bantuan hingga Rp5,1 miliar untuk saudara-saudara yang membutuhkan di Sumatera Utara, Aceh, dan Padang.
Dari total tersebut, Rp600 juta telah disalurkan, sementara sisanya masih menunggu koordinasi lanjutan bersama Bupati Tamiang terkait rencana pembangunan yang akan direalisasikan.
Semangat kepedulian itu juga tercermin dari kontribusi aparatur sipil negara (ASN) Kota Bekasi yang membantu penggantian karpet Masjid Al Barkah senilai Rp1,8 miliar.
Bantuan tersebut diharapkan membuat jamaah semakin khusyuk dan nyaman menjalankan ibadah sepanjang Ramadan.
Tarling perdana ini pun bukan sekadar kunjungan seremonial. Di bawah cahaya lampu masjid dan hangatnya kebersamaan jamaah, Ramadan di Kota Bekasi kembali ditegaskan sebagai momentum merawat silaturahmi, memperkuat kepedulian, dan menata kota secara bertahap menuju kondisi yang lebih baik. (pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.







