Hangatnya Dapur Lebaran Bunga Citra Lestari, dari Kue Cokelat hingga Rendang 25 Kilogram

oleh -
oleh

BEKASIPEDIA.com | JAKARTA – Aroma manis kue cokelat yang baru matang memenuhi dapur di tengah dini hari. Di sudut lain, adonan kue masih diuleni, sementara tawa kecil terdengar dari percakapan keluarga yang menemani proses panjang itu.

Bagi Bunga Citra Lestari, atau yang akrab disapa BCL, dapur bukan sekadar tempat memasak—melainkan ruang untuk merawat tradisi dan kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tahun ini, BCL kembali melanjutkan ritual yang telah lama ia jaga. Sejak beberapa hari sebelum Lebaran, ia sudah disibukkan dengan berbagai hidangan, mulai dari kue kering hingga menu khas Nusantara.

Melalui unggahan di media sosial, ia memperlihatkan momen saat tiga loyang besar kue cokelat akhirnya rampung dibuat.

“Finally done!” tulis sang suami, Tiko Aryawardhana, dalam unggahan yang kemudian dibagikan ulang oleh BCL. Kue-kue tersebut tampil menggoda, lengkap dengan hiasan krim yang menyerupai sajian pencuci mulut di restoran.

Tak berhenti di situ, dapur BCL terus hidup. Ia juga terlihat membuat kue gulung yang mirip cinnamon rolls, menambah daftar panjang hidangan manis yang akan tersaji saat hari kemenangan tiba.

Bagi para penggemarnya, aktivitas ini bukan hal baru—justru menjadi tradisi yang dinanti setiap tahunnya.

Di balik manisnya kue, ada pula proses panjang yang lebih menguras tenaga: memasak rendang. Tahun ini, BCL menyiapkan sekitar 25 kilogram rendang, dimasak secara bertahap selama tiga hari.

Dengan tampilan santai, ia terlihat menikmati setiap proses—dari menakar bumbu hingga mengaduk daging dalam kuali besar.

Menariknya, kegiatan ini tak ia lakukan sendiri. Keluarga dan kerabat turut ambil bagian, menjadikan dapur sebagai ruang berkumpul yang hangat. Di sela-sela aktivitas memasak, tercipta obrolan ringan hingga tawa yang memperkuat suasana Lebaran.

BCL pun mengaku lebih menikmati proses memasak rendang dengan resep keluarga, seolah menghadirkan kembali kenangan lama dalam setiap adukan.

Unggahan-unggahan tersebut pun menuai respons hangat dari warganet. Tak sedikit yang memuji keterampilan memasak BCL, bahkan berharap ia membuka restoran sendiri.
“Kak unge please buka restoran, pengen nyobain rendang dan cake cokelat kakak,” tulis salah satu komentar.

Lebaran bagi BCL bukan hanya soal hidangan yang tersaji di meja, tetapi juga tentang proses yang mengiringinya. Dari dapur sederhana itulah, rasa, kenangan, dan kebersamaan diracik menjadi satu—menghadirkan kehangatan yang tak tergantikan di hari yang fitri. (ist/ant)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.