BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Suasana kebersamaan terasa kental di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (7/2/2026). Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, warga setempat menggelar munggahan sekaligus meresmikan Rumah Perjuangan Bersama, sebuah ruang baru bagi masyarakat untuk berkumpul dan menyatukan gagasan.
Sebanyak 137 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tokoh masyarakat, aktivis, pemuda, hingga perwakilan ibu-ibu dari empat kelurahan di wilayah Rawalumbu. Acara berlangsung hangat, sederhana, namun sarat makna persaudaraan.

Peresmian Rumah Perjuangan Bersama menjadi penanda lahirnya inisiatif kolektif warga yang ingin memperkuat persatuan serta kepedulian sosial di tingkat akar rumput.
Tidak sekadar ajang silaturahmi, rumah ini diharapkan menjadi pusat dialog dan gerakan bersama.
Tokoh masyarakat Rawalumbu, Siswadi, menuturkan bahwa Rumah Perjuangan Bersama dibangun sebagai wadah aspirasi warga.
Menurutnya, kemajuan wilayah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari terciptanya keadilan dan solidaritas sosial.
“Rumah ini adalah simbol persatuan. Tempat merawat gagasan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Rawalumbu harus tumbuh dengan semangat keadilan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu inisiator, Togi, menegaskan bahwa Rumah Perjuangan Bersama lahir dari kesadaran kolektif warga untuk bergerak secara mandiri.

Ia menyebut gerakan ini berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong. “Rumah Perjuangan Bersama adalah milik rakyat dan akan bekerja untuk rakyat. Kami ingin nilai Pancasila benar-benar membumi di Kota Bekasi, terutama keberpihakan pada masyarakat kecil,” kata Togi.
Ia menambahkan, Rumah Perjuangan Bersama bersifat independen dan tidak terikat dengan partai politik mana pun. Keberadaannya terbuka bagi seluruh warga, termasuk masyarakat di luar Kecamatan Rawalumbu.
“Siapa pun yang peduli pada kemajuan Kota Bekasi bisa bergabung. Sekretariat kami terbuka di kawasan Narogong,” tambahnya.
Ke depan, Rumah Perjuangan Bersama berkomitmen menjadi ruang konsolidasi rakyat sekaligus mitra kritis yang konstruktif dalam mengawal pembangunan Kota Bekasi agar sejalan dengan nilai kebangsaan dan Pancasila.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan makan bersama, sebagai simbol persaudaraan serta tekad warga Rawalumbu untuk terus melangkah bersama demi Kota Bekasi yang lebih adil dan berdaya. (rls/pede)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.








