BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Di Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, siang itu terasa berbeda. Ratusan warga berkumpul di halaman SDN Cikarang Kota 01, bukan untuk perayaan, melainkan untuk sebuah ikhtiar bersama: melindungi lingkungan mereka dari ancaman narkoba yang kian mengintai.
Polres Metro Bekasi hadir langsung di tengah masyarakat, memperkuat edukasi tentang dampak buruk peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di kawasan padat penduduk Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Sumarni menegaskan, perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum semata. Diperlukan pendekatan yang tegas namun tetap humanis, dengan masyarakat sebagai garda terdepan.
“Kami mengambil langkah tegas dan humanis untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, khususnya di Kampung Kavling,” ujar Sumarni dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Sekitar 300 warga mengikuti kegiatan edukasi yang digelar pada Jumat (6/2/2026). Sosialisasi ini bukan agenda tunggal, melainkan kelanjutan dari operasi senyap yang sebelumnya dilakukan polisi di Kampung Kavling dan berhasil mengamankan pelaku tindak pidana narkotika.
Menurut Sumarni, kegiatan ini menjadi respons strategis kepolisian untuk memperkuat ketahanan masyarakat atau community resilience terhadap ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
“Pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan secara represif. Upaya pencegahan dan edukasi adalah benteng pertama agar masyarakat memiliki kesadaran hukum dan keberanian untuk menolak narkoba,” katanya.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak absen. Negara hadir untuk melindungi generasi muda dari kerusakan masa depan akibat zat adiktif yang merusak fisik, mental, dan tatanan sosial.
Tak hanya membawa pesan edukasi, Polres Metro Bekasi juga menyalurkan bantuan sosial berupa 300 paket sembako. Setiap paket berisi lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, lima bungkus mi instan, dan 10 butir telur.
Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus penguat ikatan antara Polri dan masyarakat.
“Sosialisasi ini sekaligus mengajak warga berperan aktif menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungannya,” tutur Sumarni.
Sinergi lintas sektor terlihat jelas dalam kegiatan ini. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Asda Kabupaten Bekasi Hudaya, perwakilan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi Juhandi, Kasatpol PP Surya Wijaya, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia.
Kekuatan tiga pilar juga tampak dengan kehadiran Danramil Cikarang Mayor CKE Jaya Bakir, Camat Cikarang Utara H. Enop Can, dan Kepala Desa Cikarang Kota R.A. Gunawan. Kebersamaan mereka menegaskan satu pesan penting: perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. (pede)
“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Kabupaten Bekasi, Jika Berminat Silahkan WA ke 081510868686”
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.





