Ramadhan Festival 5.0 Kabupaten Bekasi Ditutup Meriah, Antusias Peserta Warnai Berbagai Lomba

oleh -
oleh
Ramadhan Festival 5.0 (Ramfest) 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi resmi berakhir pada Sabtu (7/3/2026) sore. (supri)

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Ramadhan Festival 5.0 (Ramfest) 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi resmi berakhir pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan tahunan bernuansa Islami tersebut berlangsung selama dua hari, sejak 6 hingga 7 Maret 2026, di Museum Bekasi Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Festival yang mengusung tema “Bersatu Dalam Keberkahan” ini menghadirkan beragam kegiatan yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sejumlah agenda yang digelar di antaranya bazar UMKM, tausiyah, lomba bedug, lomba marawis, tari kreasi Islami, festival budaya, pemeriksaan kesehatan, pasar sembako murah, hingga layanan publik.

Asisten Administrasi Umum (III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, saat membacakan sambutan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, mengatakan tema yang diangkat dalam Ramadhan Festival tahun ini mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam meraih keberkahan di bulan suci.

“Tema Ramadhan Festival ini memiliki makna mendalam bahwa keberkahan Ramadan akan terasa lebih kuat ketika dijalani dalam kebersamaan, dengan semangat saling peduli serta komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Bekasi,” kata Iis.

Ia menambahkan, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi tidak hanya dituntut untuk berkembang secara ekonomi, tetapi juga perlu menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik, kemajuan ekonomi, serta penguatan nilai moral, spiritual, dan budaya masyarakat.

Menurutnya, kegiatan Ramadhan Festival menjadi ruang yang mempertemukan berbagai unsur tersebut melalui perpaduan nilai-nilai Ramadan dengan penguatan seni budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelayanan publik.

“Acara ini juga menjadi wadah bagi generasi muda dan para pelaku seni budaya untuk terus berkreasi, berinovasi, serta melestarikan budaya daerah yang sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal,” ujarnya.

Ia berharap Ramadhan Festival dapat menjadi energi kolektif bagi masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyampaikan bahwa Ramfest tahun ini tetap dapat diselenggarakan meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, Ramadhan Festival tetap bisa dilaksanakan sebagai upaya menjaga dan melestarikan kebudayaan Islami, khususnya di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Iman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Ramadhan Festival 5.0.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan makna positif bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas para pelaku seni budaya bernuansa Islami.

Melalui festival ini diharapkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah semakin meningkat, peluang ekonomi kreatif berbasis budaya dapat berkembang, serta semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun Kabupaten Bekasi semakin kuat. (pri/pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.