PWI Bekasi Raya Konsisten Rawat Toleransi Lewat Ibadah Natal dan Doa Awal Tahun 2026

oleh -
oleh
Di tengah keberagaman latar belakang anggotanya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali meneguhkan komitmen untuk merawat kebhinekaan sebagai napas organisasi. Komitmen itu tercermin dalam rapat persiapan Ibadah Syukur Natal 2025 dan Doa Awal Tahun 2026 yang digelar di Sekretariat PWI Bekasi Raya, Senin (5/1/2025). (ist)

BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Di tengah keberagaman latar belakang anggotanya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali meneguhkan komitmen untuk merawat kebhinekaan sebagai napas organisasi. Komitmen itu tercermin dalam rapat persiapan Ibadah Syukur Natal 2025 dan Doa Awal Tahun 2026 yang digelar di Sekretariat PWI Bekasi Raya, Senin (5/1/2026).

Rapat tersebut bukan sekadar agenda teknis. Di ruangan sederhana itu, terselip semangat kebersamaan lintas iman yang selama ini menjadi ciri khas PWI Bekasi Raya. Hadir langsung Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, Sekretaris Michael LL Lengkong, Wakil Ketua I Sarigokma Siregar, Humas Dicky M. Siregar, serta sejumlah anggota Nasrani yang akan terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ade Muksin menegaskan bahwa Ibadah Natal yang rencananya digelar pada 14 Januari 2026 bukan sekadar ritual keagamaan tahunan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi tentang makna toleransi di tengah profesi wartawan yang setiap hari bersentuhan dengan realitas sosial yang beragam.

“Natal PWI Bekasi Raya bukan hanya wadah ibadah dan silaturahmi bagi anggota Nasrani, tetapi juga cermin nyata toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di tubuh PWI Bekasi Raya,” ujar Ade Muksin.

Menurutnya, sebagai organisasi pers, PWI memiliki tanggung jawab moral untuk memberi teladan bahwa keberagaman bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan kekuatan yang memperkaya nilai kemanusiaan dan profesionalisme wartawan.

Rapat tersebut juga menetapkan susunan panitia pelaksana Ibadah Natal dan Doa Awal Tahun 2026.

Maruap Sianturi dipercaya sebagai Ketua Panitia, didampingi Charles sebagai Sekretaris serta Gibson dan Suryadi sebagai Bendahara.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia dilengkapi dengan sejumlah seksi, mulai dari perlengkapan, acara, dokumentasi, hingga konsumsi yang diisi oleh nama-nama anggota PWI Bekasi Raya.

Secara struktural, kegiatan ini berada langsung di bawah tanggung jawab Ketua Ade Muksin, Sekretaris Michael LL Lengkong, dan Wakil Ketua I Sarigokma Siregar.

Hal tersebut menunjukkan keseriusan organisasi dalam memastikan kegiatan berjalan dengan khidmat dan bermakna.

Menariknya, seluruh pendanaan kegiatan ini bersumber dari janji iman para anggota Nasrani PWI Bekasi Raya. Sebuah bentuk keikhlasan dan gotong royong yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga mempererat solidaritas internal organisasi.

Melalui Ibadah Syukur Natal dan Doa Awal Tahun ini, PWI Bekasi Raya kembali menegaskan bahwa pers tidak semata hadir sebagai penyampai informasi dan alat kontrol sosial.

Di balik berita dan kata-kata, pers juga memiliki nurani—yang terus merawat kebhinekaan dari ruang paling mendasar: persaudaraan. (pede)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.