Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Duka, Kepergian Ryamizard Ryacudu Tinggalkan Jejak Pengabdian Panjang

oleh -
oleh
Mantan Menteri Pertahanan RI sekaligus Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat. (ist)

BEKASIPEDIA.com | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan RI sekaligus Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Ungkapan belasungkawa itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resminya, Minggu (31/5/2026) malam.

“Innaa lillahi wa inna ‘ilaihi raaji’uun. Turut berduka cita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu,” demikian kutipan unggahan Prabowo melalui akun @prabowo.

Unggahan bernuansa hitam putih tersebut menampilkan foto almarhum Ryamizard Ryacudu, lengkap dengan keterangan jabatannya sebagai Menteri Pertahanan RI ke-25 yang menjabat pada periode 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.

Di bagian bawah unggahan turut tercantum nama Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Kabar duka tersebut menyebutkan bahwa Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Ia mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD,” ujarnya di Jakarta.

Dari lingkungan TNI Angkatan Darat, kepergian Ryamizard dinilai sebagai kehilangan besar bagi institusi dan bangsa Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menyebut almarhum sebagai sosok prajurit yang mendedikasikan hidupnya untuk negara melalui berbagai penugasan strategis, baik di militer maupun pemerintahan.
Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang pada 21 April 1950, putra dari Brigjen TNI Musannif Ryacudu.

Dalam perjalanan karier militernya, ia menempati sejumlah posisi strategis hingga dipercaya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002–2005.

Di masa kepemimpinannya, TNI AD disebut terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan satuan dalam menjaga kedaulatan negara.

Usai menuntaskan pengabdian di militer, Ryamizard kembali dipercaya memimpin sektor pertahanan nasional sebagai Menteri Pertahanan pada 2014–2019.

Dalam masa jabatannya, ia berperan dalam penguatan sistem pertahanan negara di tengah dinamika lingkungan strategis global yang terus berkembang.

Di kalangan prajurit, Ryamizard dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani, sederhana, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara.
Kepergiannya meninggalkan jejak panjang pengabdian yang akan terus dikenang dalam sejarah TNI Angkatan Darat dan perjalanan bangsa Indonesia. (pede/ist)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.