Polisi Turun Tangan Distribusikan Logistik bagi Korban Banjir Bekasi

oleh -
oleh
Sejumlah warga korban banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berebut bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, dan selimut yang disalurkan kepolisian melalui Polres Metro Bekasi. (ist/brs)

BEKASIPEDIA.com | KABUPATEN BEKASI – Sejumlah warga korban banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa berebut bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, dan selimut yang disalurkan oleh Kepolisian melalui Polres Metro Bekasi.

Para pengungsi berharap adanya tambahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengingat banjir telah melumpuhkan aktivitas sehari-hari serta perekonomian warga.

Nyok Pasang Iklan Banner Anda di Setiap Artikel Hanya Rp 500K/Bulan Silahkan WA ke 0822-4974-0969.

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga terdampak banjir yang mengungsi di Masjid Al-Muhajirin, Perumahan Grand Permata Residence, Kecamatan Tambun Utara, pada Sabtu (24/1/2026) siang.

Warga dari sejumlah perumahan terdampak tampak mengantre sejak siang hari, bahkan sempat terjadi desak-desakan saat pembagian bantuan logistik.

Kondisi tersebut mencerminkan masih tingginya kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian, terutama makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur.

Sebagian pengungsi mengaku belum menerima bantuan secara merata sejak banjir merendam wilayah mereka beberapa hari terakhir.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni mengatakan, pendistribusian bantuan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak banjir.

Menurutnya, terdapat lima kecamatan yang menjadi fokus penyaluran bantuan, yakni Kecamatan Cikarang Utara, Tambun Utara, Sukatani, Sukawangi, serta wilayah lainnya di Kabupaten Bekasi.

“Di Kecamatan Tambun Utara, terdapat sekitar 600 warga terdampak, sementara di lokasi pengungsian ini sekitar 900 warga terdampak banjir. Kami juga menyiapkan dapur lapangan untuk menyediakan makanan setiap hari serta menyiagakan tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan warga,” ujar Kombes Pol Sumarni, Minggu (25/1/2026).

Selain dari Polres Metro Bekasi, Polda Metro Jaya juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako. Bantuan tersebut meliputi beras, telur, minyak goreng, mi instan, minuman, air mineral, selimut, tikar, serta bahan makanan mentah yang diolah di dapur lapangan untuk kebutuhan pengungsi.

Meski demikian, sebagian warga menilai bantuan dari pemerintah daerah masih terbatas. Novianti (55), salah satu warga terdampak banjir, mengaku bantuan dari pemerintah daerah baru diterima satu kali sejak banjir melanda wilayahnya pada Kamis (22/1/2026) lalu.

“Dari pemerintah daerah baru dapat nasi bungkus satu kali, satu keluarga satu bungkus, sama mi. Bantuan obat-obatan dan selimut belum ada,” kata Ibu dari tiga anak ini.

Ia juga menyebut warga harus mengantre dan sempat terjadi desak-desakan saat pembagian bantuan.

“Yang antre saja yang dapat. Kalau tidak antre, tidak kebagian,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan logistik tambahan, khususnya bahan makanan mentah yang bisa diolah dan disimpan selama berada di pengungsian.

Diketahui, banjir merendam dua kecamatan di Kabupaten Bekasi, yakni Kecamatan Tambun Utara dan Kecamatan Sukawangi.

Ribuan permukiman warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 150 sentimeter di lokasi terdalam. Selain melumpuhkan aktivitas harian, banjir juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat setempat. (brs/pede)

“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Kabupaten Bekasi, Jika Berminat Silahkan WA ke 0815-1086-8686”

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.