PKB Kota Bekasi Sambut Muscab, Arah Kepemimpinan Baru Segera Ditentukan di Hotel Aston

oleh -
oleh
Kantor PKB Kota Bekasi. (ist)

BEKASIPEDIA.com | KOTA BEKASI – Riuh percakapan masih terdengar di ruang Sekretariat DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi, Selasa siang itu. Sejumlah pengurus baru saja merampungkan rapat internal.

Wajah-wajah serius perlahan mencair, namun satu hal tetap terasa: Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar dalam hitungan hari bukan sekadar agenda rutin—melainkan titik penentu arah baru partai di Kota Patriot.

Pada hari Sabtu, 4 April 2026, di sebuah ballroom Hotel Aston Kota Bekasi, panggung politik itu akan digelar. Muscab DPC PKB Kota Bekasi dipastikan menjadi momentum penting untuk memilih nakhoda baru, sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang.

Namun berbeda dari dinamika pemilihan pada umumnya, proses kali ini berjalan dengan skema yang lebih terpusat.

Penentuan kandidat ketua sepenuhnya berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), melalui penilaian kinerja dan rekam jejak para kader.

Ketua Panitia Muscab, Alit Jamaludin, menyebut persiapan telah mencapai tahap akhir. Hampir seluruh kebutuhan teknis rampung, menyisakan pelaksanaan yang tinggal menghitung hari.

“Persiapan sudah 99 persen. Di forum nanti, kami hanya akan mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan DPP. Pengumuman calon ketua akan disampaikan langsung oleh pimpinan sidang,” ujarnya usai rapat.

Di balik kepastian itu, tersimpan rasa penasaran yang sama, bahkan di kalangan pengurus daerah sendiri. Tiga nama kandidat disebut-sebut telah diusulkan ke DPP, namun identitasnya masih dirahasiakan rapat. Penilaian dilakukan oleh tim asistensi pusat dan wilayah, tanpa keterlibatan langsung dari struktur daerah.

“Semua berdasarkan prestasi kader. Tidak ada aturan baku, ini hak prerogatif DPP,” tambah Alit seperti dilansir pada Jum’at (3/4/2026).

Nama-nama itu memang belum diumumkan secara resmi. Namun di kalangan internal, bisik-bisik mulai menguat. Tiga figur yang santer disebut adalah Rizky Topananda, Alit Jamaludin sendiri, dan Beny Surya. Ketiganya dinilai memiliki rekam jejak dan kontribusi yang cukup menonjol dalam perjalanan partai di Kota Bekasi.

Meski demikian, pengumuman nominasi dalam Muscab bukanlah akhir dari proses. Para kandidat yang masuk akan kembali diuji melalui tahapan fit and proper test di tingkat DPW dan DPP sepanjang April hingga Mei. Hasil akhirnya baru akan ditetapkan melalui Surat Keputusan resmi pada Juni 2026.

Di tengah dinamika itu, satu capaian menjadi sorotan: lonjakan kursi legislatif PKB Kota Bekasi dalam periode terakhir. Di bawah kepemimpinan Rizky Topananda, partai berhasil meningkatkan perolehan dari satu kursi menjadi lima kursi di DPRD Kota Bekasi.

Bagi Alit dan jajaran pengurus, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan pijakan untuk melompat lebih jauh.

“Harapan kami, ke depan bisa lebih baik lagi. Targetnya minimal delapan kursi. Itu bukan hal yang mustahil jika konsolidasi berjalan solid,” katanya.

Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, Muscab ini juga diharapkan menjadi ajang konsolidasi besar. Dari tingkat kota hingga akar rumput di kecamatan dan kelurahan, seluruh kader diharapkan kembali merapatkan barisan.

Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, mesin partai dituntut tetap panas. Dan dari ruang-ruang rapat sederhana hingga panggung Muscab nanti, arah masa depan PKB Kota Bekasi perlahan sedang ditentukan. (ist/jek)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.