Kerja Keras Dibalik Harmoni: SD Al Azhar 9 Bekasi Raih Emas di IBCF 2025

oleh -436 Dilihat
oleh
SD Al Azhar 9 kantongi medali emas dalam kompetisi IBCF 2025. (ist/ant)

BEKASIPEDIA.com | BANDUNG – Bandung menjadi saksi kemenangan penting bagi dunia paduan suara Indonesia. Di tengah gemerlap panggung International Bandung Choral Festival (IBCF) 2025, suara anak-anak dari SD Islam Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi menggema dengan penuh percaya diri—dan berakhir dengan medali emas.

Prestasi itu bukan datang dalam sekejap. Dua bulan sebelum kompetisi dimulai, ruang latihan sekolah telah berubah menjadi tempat para murid mengasah kemampuan vokal sepulang sekolah hingga menjelang petang. Waktu libur? Hampir seluruhnya dikorbankan demi latihan intensif.

“Mereka mendedikasikan waktu mereka dengan maksimal. Kesungguhan dan kedisiplinan inilah yang menjadi pembeda utama, ” tutur Alyssa Septorini, guru musik sekaligus konduktor Alnine Choir, dalam keterangannya di Jakarta.

Mewakili Indonesia di Panggung Asia Tenggara

Kompetisi yang telah memasuki edisi kelima itu menghadirkan 52 grup paduan suara dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan internasional, termasuk Korea Selatan.

Dari ajang yang dipenuhi talenta muda berbakat tersebut, Alnine Choir, dengan formasi 30 peserta didik, berhasil keluar sebagai Winner of Category Elementary School dan menyabet Gold Medal.

Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kualitas paduan suara anak Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

“Ini bukan hanya kemenangan sekolah, tetapi cerminan kapasitas talenta vokal Indonesia yang semakin diperhitungkan,” ujar Alyssa yang dilansir pada Kamis (4/12/2025).

Penampilan yang Menyatukan Modern dan Tradisi

Dewan juri yang terdiri dari 10 tokoh musik paduan suara internasional tampak terpukau saat Alnine Choir membawakan dua karya dengan karakter berbeda: lagu pop-rock modern “Something Just Like This” dan lagu daerah Jawa Tengah “Padang Wulan”.

Perpaduan aransemen kontemporer dan nuansa tradisi membawa dimensi baru dalam penilaian.

Juri asal Indonesia, Luciana D. Oendoen, turut menilai langsung penampilan tersebut bersama jajaran juri internasional lainnya.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

IBCF bukan hanya panggung perlombaan, melainkan arena pembelajaran dan pembuktian. Digelar pada 9–12 Oktober 2025 di Bandung, festival tahunan ini terus menjadi referensi kualitas paduan suara di Asia Tenggara dengan menghadirkan peserta dan juri lintas negara.

Bagi Alnine Choir, medali emas bukan garis akhir—melainkan awal kisah baru.

Mereka pulang bukan hanya dengan piala, tetapi dengan cerita tentang mimpi yang diperjuangkan, disiplin yang dijaga, dan harmoni yang dibangun bersama. (ist/jek)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.