BEKASIPEDIA.com | KARAWANG – Memasuki H+1 Idulfitri 1447 Hijriah, arus lalu lintas di jalur arteri lingkar luar Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat, masih dipadati kendaraan pemudik, baik roda dua maupun roda empat, Minggu (22/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan di jalur Pantura tersebut terpantau padat merayap. Kepadatan didominasi pemudik yang bergerak menuju arah Jawa Tengah.
Salah satu pemudik, Ici Julaeha, warga Pekalongan, mengaku memilih berangkat pada H+1 Lebaran untuk menghindari puncak arus mudik serta karena masih memiliki keperluan di Jakarta.
“Saya pilih berangkat H+1 karena masih ada kegiatan di Jakarta dan juga ingin menghindari puncak arus mudik,” ujarnya.
Ia berangkat bersama keluarga menggunakan sepeda motor dari Jakarta sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, sepanjang perjalanan tetap menghadapi kepadatan lalu lintas.
“Tadi di jalan padat merayap, bahkan sempat macet total di wilayah Bekasi dan Cikarang,” katanya.
Ici memperkirakan perjalanan menuju kampung halaman di Pekalongan akan memakan waktu hingga larut malam, tergantung kondisi lalu lintas di jalur Pantura.
“Kalau lancar mungkin bisa lebih cepat, tapi biasanya di wilayah Cirebon juga sering macet,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan, arus mudik pada H+1 tahun ini terlihat lebih ramai dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang saat itu didominasi pemudik lokal dengan volume kendaraan relatif lebih rendah. (brs/pede)
“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Kabupaten Karawang, Jika Berminat Silahkan WA ke 0815-1086-8686”

Nyok Pasang Iklan Banner Anda di Setiap Artikel Hanya Rp 500K/Bulan Silahkan WA ke 0822-4974-0969.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp BEKASIPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.





